Film Hongkong Kasarung Hongkong Kasarung (Istimewa)

Film Hongkong Kasarung

Menyelipkan Misi Budaya

Setelah beberapa pekan terakhir ini beberapa sineas menyuguhkan film bergenre horor, dan mulai pekan ini akan tayang film yang bergenre drama komedi. Salah satunya adalah  “Hongkong Kasarung”, karya rumah produksi Artomoro Pictures yang menggaet komedian senior Entis Sutisna (Sule) untuk berperan sebagai pemuda kampung yang lugu. Judul Hongkong Kasarung sendiri diartikan sebagai tersesat di negeri Hongkong, namun karena film ini membawa misi budaya Indonesia terutama budaya Sunda, maka dipilihkan kata-kata Kasarung.

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Eric Satyo ini menceritakan keluguan seorang Sule yang merantau dan mencoba nasib sebagai TKI. Tekad Sule untuk merantau ke negeri orang bermula ketika kekasih hatinya Iis (Selvi Kitty) direbut oleh Cecep (Uus) yang bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Sejak awal film ini sudah memanjakan penonton dengan pemandangan khas daerah Jawa Barat. Alih-alih mencoba berakting serius di film ini ditambah adegan menangis,  namun dari awal beberapa dialog dan mimik Sule malah membuat penonton tergelak karena kepolosannya.

Sule yang merasa patah hati karena kekasihnya direbut Uus, mencoba memperbaiki nasibnya untuk merebut kembali kekasihnya. Kepolosan sikap Sule yang akhirnya membuat sang paman, Mang Saswi (Sas Widjanarko) berniat jahat. Dengan memanfaatkan Sule, pamannya berhasil membawa Sule pergi merantau ke negeri orang.  Atas seizin Emak (Yati Surachman), Sulepun akhirnya berangkat ke Malaysia. Namun niat sang paman bukan mencarikannya pekerjaan, tetapi malah mengajak Sule ke Hongkong dan meninggalkannya disana.

Sule yang baru pertama kalinya menginjakkan kaki di kota besar, merasa kebingungan karena selain ia hanya mampu berbahasa Sunda, dan tanpa uang sepeserpun. Dari sinilah petualangan Sule dimulai. Tanpa sengaja Sule bertemu dengan Aline (Pamela Bowie), gadis cantik anak seorang pengusaha asal Indonesia yang menetap di Hongkong. Baru saja Sule merasa senang karena bertemu dengan seseorang yang berasal dari Indonesia, Sule dihadapkan pada kasus penculikan Aline yang diculik oleh preman lokal, Bos K (Iwa K). Merasa bertanggung jawab terhadap penculikan tersebut, Sule berusaha mencari Aline dan menyelamatkannya dari penculik.

Saat kebingungan dan tersesat, Sule bertemu dengan Rizky (Rizky Febian) yang berperan sebagai pemuda Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Hongkong. Karena Aline lah, Sule kemudian bertemu dengan petualangan baru yang sama sekali tidak terpikirkan olehnya. Di saat kebingungan harus kemana mencari Aline, Sule juga harus berurusan dengan The Bag (Volland Volt) seorang pembunuh bayaran yang ditugaskan oleh ayah Aline, Pak Rengga (George Rudy) untuk mencari Aline. Lagi-lagi nasib baik membawa Sule bertemu dengan sahabat lamanya, Makmur (Ery Makmur) yang membantunya untuk menemukan gadis cantik tersebut.

02 Adegan Hongkong Kasarung IstimewaAdegan Hongkong Kasarung (Istimewa)

Film ini tidak hanya berisikan dengan kalimat-kalimat lucu yang mengocok perut, tetapi juga diisi adegan action yang cukup seru. Sejumlah adegan lagapun dilakoni Sule, juga beberapa scene perkelahian terasa cukup baik dilakoni oleh beberapa peran di film ini. Kualitas aktingnya pun patut diapresiasi, sehingga membuat film yang bergenre drama komedi ini cukup layak disaksikan.

Meskipun memang terlihat ada alur cerita yang dipaksakan, dengan keberuntungan Sule yang polos tapi selalu beruntung ditolong oleh kemunculan seseorang disaat nyawanya diujung tanduk. Juga ditemukan kekurangan karena masih in-framenya beberapa penduduk lokal yang menonton.

Kemunculan Rizky Febian cukup membuat penasaran bagaimana ia beradu akting dengan sang ayah. Meski hanya beberapa adegan, namun kemunculan Rizky yang mengisi soundtrack ‘Cukup Tahu’ benar-benar cukup mewakili maksud dan suasana dari film ini.

Ide cerita film ini berasal dari Sule dan ditulis sendiri oleh sang sutradara memang cukup apik dibawakan. Sule yang memang berasal dari Jawa Barat, menggunakan bahasa Sunda hampir disepanjang film ini. "Ini misi saya, membawa budaya Indonesia agar orang luar tahu kalau di Indonesia banyak bahasa dan budaya. Ini adalah salah satu cara efektif untuk mengenalkan budaya Indonesia,” ujar Sule.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi film ini, penonton pun tak dibuat sulit dengan adanya terjemahan apabila beberapa pemain menggunakan bahasa daerah ataupun bahasa Hong Kong. Kalimat-kalimat yang dihasilkan bolehlah dibilang cerdas, karena selalu menghasilkan gelak tawa penonton tanpa terlihat dipaksakan.

…dan film Hongkong Kasarung ini rencananya akan ditayangkan di Hongkong, Malaysia, dan beberapa negara  di Asia Tenggara./ Nad

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found