Beauty and The Beast Beauty And The Beast (Istimewa)

Beauty and The Beast

Kisah Klasik Yang Tetap Bikin Baper

Film yang saat ini sedang naik daun di bioskop-bioskop tanah air ini, sejak awal tayangnya 17 Maret 2017 sampai hari ini masih cukup menyedot pengunjung. Antrian panjang bisa dilihat sejak awal kemunculan pertama kali, tidak tanggung-tanggung 4 studio menggeser film-film lainnya. Seperti yang sudah-sudah, film dongeng milik Disney memang  selalu menyita perhatian pecinta film tanah air.

Dari balik suksesnya film ini, terkabar isu yang tak sedap mewarnai kemunculan film ini. Isu LGBT yang merebak jauh sebelum film ini muncul di tanah air. Bahkan di beberapa negara Asia, sepakat menolak untuk menayangkan film ini ataupun menarik penayangannya. Munculnya isu tersebut karena ada adegan yang memunculkan pasangan terkesan Gay. Walau tak panjang dan masih banyak adegan lainnya lebih menarik untuk diperhatikan. namun memang menjadi kepikiran untuk apa adegan tersebut disertakan? Mencari popularitas instant mungkin?

Ah sudahlah, kita fokus untuk membahas mengenai filmnya saja. Adalah Belle (Emma Watson) seorang gadis cantik namun tidak disukai warga karena Belle lebih suka menyendiri dan sangat menyukai buku, Seperti biasa, di balik sosok gadis yang cantik tentu saja ada seorang pria yang tertarik dengan kepribadian Belle.  Gaston (Luke Evans), pria tampan yang disukai banyak wanita yang tak hanya suka tapi terobsesi untuk menjadikan Belle sebagai istrinya. Namun semuanya yang dimiliki Gaston tidak membuat Belle tertarik.

Belle mempunyai seorang ayah, Maurice (Kevin Kline) yang pergi keluar kota dan tiba-tiba menghilang di hutan. Belle yang khawatir dengan keselamatan ayahnya mencari ke hutan dan  menemukan sang ayah yang ternyata menjadi tawanan Beast. Ia dikurung di kastil di tengah hutan. Belle yang sangat mencintai ayahnya bersikeras menggantikan posisinya. Dari sinilah Belle menemukan sosok Beast (Dan Stevens) yang awalnya adalah seorang pangeran tampan dan berubah karena kutukan seorang penyihir.

02 Beauty And The Beast IstimewaBeauty And The Beast (Istimewa)

Seperti kisah sebelumnya, bahwa satu-satunya yang bisa melenyapkan kutukan tersebut adalah cinta sejati. Namun apabila kelopak mawar terakhir yang disimpan Beast gugur, maka kutukan tersebut akan menjadi permanen.

Jika dibandingkan dengan film Beauty and The Beast versi sebelumnya, tetap menampakkan kesamaan dalam segi cerita. Namun yang membedakan adalah balutan musik dan disajikan lebih manis. Munculnya beberapa karakter seperti perabot yang terdiri dari lampu lilin Lumiere (Ewan McGregor), jam meja Cogsworth (Ian McKellen), teko Mrs. Potts (Emma Thompson), lemari baju (Audra McDonald), piano (Stanley Tucci), dan lainnya yang berusaha membuat keduanya dekat. Tujuannya agar sang pangeran dan mereka bisa kembali menjadi manusia seperti sebelumnya.

Alur cerita sedikit berbeda ketika menampilkan adegan dimana Belle diajak ketempat yang tak pernah disangkanya. Beast memperbolehkan Belle masuk ke perpustakaannya. Ia juga diberikan buku sihir yang bisa mengirim seseorang apabila menyentuh buku tersebut ketempat yang diinginkan. Ataupun cermin ajaib agar bisa melihat Beast kapanpun dia mau.

Masing-masing aktor di film ini bermain secara maksimal, Emma Watson yang sebetulnya sedikit kurang pas memerankan tokoh Belle karena wajahnya yang kekanakan mampu menampilkan akting yang tidak mengecewakan. Tak hanya berakting, Emma juga menyanyikan beberapa lagu.

Karakter Beast juga ditampilkan sedikit berbeda dari karakter Beast sebelumnya yang terkesan menyeramkan. Siluet wajah Stevens sedikit menambah manis dan berhasil mencuri perhatian. Sang sutradara Bill Condon, rasanya pintar bagaimana cara membuat kagum dengan menampilkan keindahan visual  di film ini.

03 Beauty And The Beast IstimewaBeauty And The Beast (Istimewa)

Effek CGI yang ditampilkan pun cukup halus, dimana karakteristik dari perabotan yang hidup terlihat cukup membantu film ini. Mereka dapat berbicara dan bernyanyi layaknya manusia. Lagu yang ditampilkan disini selain dinyanyikan sendiri oleh masing-masiing karakter juga merupakan lagu lama yang di daur ulang dari film animasi sebelumnya.

Beberapa judul lagu yang mengisi film ini antara lain, ‘Something There’, ‘How Does A Moment Last Forever (Montmartre)’, ‘Beauty and the Beast’, ‘Evermore’, ‘To Be Our Guest’ yang dinyanyikan sendiri oleh masing-masing karakternya. Dari awal kemunculan film ini memang menampilkan adegan musikal, visual efek yang memukau ditambah dengan mere-mark lagu-lagu nostalgia membuat film ini lebih modern dari film klasik Disney lainnya. / YDhew

 


Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found