Bianglala Voices

s.a.t.u

Mereka adalah Tanti Hudoro, Esther Sinulingga, Freddy Lengkong, Wina Prihatin dan Ritmanto Saleh. Salah satu nama senior pada wilayah akapela, dimana mereka sudah beredar sejak era 1990-an pertengahan.

Sedari awal mereka sudah memakai nama, Bianglala Voices. Muncul perdana, lewat ajang Cipta Pesona Bintang di RCTI.

Sudah panjang begitu perjalanan bermusik mereka, antara lain sekian waktu juga mendukung Twilite Orchestra. Namun mereka belum pernah sukses menyelesaikan album rekaman. Barulah, di tahun silam, mereka berhasil mewujudkan mimpi mereka, yang terpendam sekian lama.

Adalah, Bintang Indrianto, yang menawarkan diri berjalan bareng dan merealisasikan mimpi mereka. Kata Bintang, grup vokal begini yang sudah matang pengalamannya, sudah kemana-mana, masak belum ada album rekamannya?

Alhasil s.a.t.u menjadi debut album mereka. Bintang mengarahkan bentuk musik akapela. Di tangan Bintang, memang lantas tidak murni akapela, karena ada sedikit sentuhan bebunyian peralatan musik, pada nomer-nomer lagu tertentu. Walau begitu, bentuk dasar tetap saja akapela, suara vokal tanpa musik.

Album ini dibuka nomer, ‘Cerita Sore’. Lalu, ‘Sahabat’, ‘Pelangi’, ‘Sendiri Tanpamu’, ‘Kusadari’, ‘Percaya’, ‘Getar Asmara’. Ditutup lagu terakhir, ini karya Bintang Indrianto, dan satu-satunya yang bukan karya Bianglala, bertajuk,’Blues for Yeyebois’. Seluruh lagu karya mereka dan aransemen vokal juga digarap oleh mereka sendiri.

Dalam album ini, beberapa musisi ikut membantu seperti Kiki Dunung (Nembang,rebab), Arif Setiadi (saxophone), Imam Garmansyah (synthesizer) beserta Bintang Indrianto (fretless bass, programming) /indra

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found