Foto-foto Istimewa Foto-foto Istimewa

Babymetal

Bisa Jadi, Metal Paling Imut di Dunia!

Siapkan sebuah ben yang menyajikan musik metal. Perihal metal “rasa” apa, boleh heavy metal, death metal, symphonic death metal atau melodic speed metal. Jangan lupa tambahkan pula “bumbu” J-pop. Sediakan pula tiga orang perempuan muda. “Diaduk” sampai rata dengan tampang imut dan gaya centil serta koreografi tertata. Inilah dia : Babymetal.

Inilah sebuah “menu” baru dalam khazanah metal yang tengah hangat-hangatnya diperbincangkan. Babymetal mengetengahkan sebuah konsep musik yang mereka sebut dengan cute metal. Bila melihat pentas mereka sebenarnya sama saja dengan konser metal apa pun. Namun yang membedakan adalah Babymetal melakukan koreografi dan menonjolkan kekenesan dalam aksi panggungnya.

Babymetal merupakan bagian dari grup idol Jepang, Sakura Gakuin. Tiga perempuan cantik dan imut yang asyik menyanyi dan menari dengan iringan musik gahar tersebut adalah Suzuka Nakamoto alias Su-metal (kelahiran 20 Desember 1997), Yui Mizuno alias Yui-Metal (20 Juni 1999)dan Moa Kikuchi alias Moa-Metal (4 Juli 1999).

Syarat utama dalam grup idol adalah ketika usai menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama maka secara otomatis pula yang bersangkutan “lulus” dari grup tersebut. Yui-metal dan Moa-metal masih memenuhi syarat. Namun tidak untuk Su-metal. Karena tahun ini dia sudah berusia 17 tahun dan telah pula lulus SMP.

Bila melihat syarat tersebut, seharusnya Su-metal sudah harus mundur dari Babymetal. Namun ternyata pihak manajemen melanggar peraturan tersebut. Su-metal tetap bergabung dan Babymetal pun terus melanjutkan perjalanannya.

Lalu bagaimana asal usul pemberian nama Babymetal tersebut? Ternyata tidak sembarangan dalam menentukannya. Kobametal, selaku produser mereka, mengaku mendapatkan nama tersebut melalui wahyu yang dianggapnya sebagai pesan dari Tuhan.

Sejak awal kemunculannya terang saja kehadiran mereka menarik perhatian banyak orang. Lihat saja bagaimana video pertama mereka, ‘Doki Doki Morning’ yang ditayangkan di Youtube membuat heboh. Tak hanya di Jepang saja, tapi kehebohan menyebar sampai Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa dan Asia.

Ketika merilis single perdana ‘Babymetal x Kiba of Akiba’di tahun 2011 dalam sekejap berhasil nangkring di peringkat tiga tangga lagu independen mingguan versi Oricon. Serta peringkat wahid di tangga lagu Tower Records Shibuya.

Masih di tahun 2011, Babymetal tercatat sebagai penampil termuda yang pernah menjajal Summer Sonic. Tahun berikutnya mereka pun kembali pentas di sana dengan ben-ben cadas lainnya seperti Metallica, Imagine Dragons, Bullet for My Valentine, Linkin Park, sampai Smashing Pumpkins. begitu pula ketika tampil di Loud Park Festival 2013 di Chiba City Jepang, lagi-lagi menjadi penampil termuda dan terimut tentunya.

bm2

Tak hanya ingin dikenal sebagai jago kandang, Babymetal pun “beranjangsana” ke Inggris untuk Sonisphere Festival 2014. Di sini mereka bertemu dengan banyak lagi ben-ben beroktan tinggi seperti Slayer, Iron Maiden, Deftones, sampai Anthrax.

Meski sudah sangat berumur namun ternyata tidak bisa mengurangi kegemasan mereka melihat tiga perempuan muda ini. Lihat saja Kerry King (Slayer), Scott Ian dan Joey Belladona(Anthrax), mau pun Chino Moreno (Deftones) mau melakoni untuk foto bersama.

Ngomong-ngomong album, Babymetal album perdana pada Februari silam. Tidak butuh lama untuk album ini berhasil berada di puncak tangga lagu iTunes Metal Amerika, Inggris dan Jerman. Pada 22 Maret 2014, album ini masuk peringkat 187 di Billboard 200 Amerika. Ini menabalkan Babymetal sebagai yang termuda dari sedikitnya artis Jepang yang pernah masuk dalam tangga lagu tersebut.

Metal identik dengan simbol devil horn. Tapi tidak dengan Babymetal. Karena mereka memiliki istilah sendiri untuk simbol tersebut. Tangan mereka membentuk simbol yang menyerupai kepala rubah. Jari telunjuk dan kelingking tetap diacungkan namun ibu jari, jari tengah dan jari manis ditekuk dan bertemu di tengah telapak tangan.

bm3

Dewa Rubah. Itulah makna simbol tersebut. Sebuah pernyataan bahwa Babymetal seperti yang disampaikan di atas adalah berasal dari pesan Tuhan. “Kami memang tidak pernah bertemu dengan Dewa Rubah. Tapi berkat berkahnya kami bisa menjadi Babymetal,” ujar Su-Metal. “Kami percaya Dia selalu membimbing kami.”

Tapi apakah mereka tahu apa itu musik metal sebelum bergabung dalam Babymetal? “Pada awalnya kami dan orang tua kami tidak tahu apa itu metal,” kata Moa-Metal. Kemudian ditambahkan oleh Yui-Metal, “Saya pertama kali melihat heavy metal di televisi. Waktu itu saya lihat musisi dengan wajahnya dipoles putih dan itu menakutkan. Tapi setelah memulai (Babymetal) saya sangat tertarik dan bersenang-senang.”

Moa-Metal mengakui pula bahwa sangat sulit untuk menari dengan iringan musik metal yang sangat cepat. Namun untuk koreografi yang dilakukan di atas panggung, kadang mereka memberikan masukan kepada koreografer. “Sangat menyenangkan menari di atas panggung dan menari dengan iringan musik keras bisa membantu melepaskan stress,” ungkapnya.

Ahaaa...metal tak lagi bising dan serem kesannya. Tak lagi harus terlalu macho deh. Metal dengan koreografi? Mungkin kalau mereka tampil di sebuah festival metal, merekalah yang bisa sukses menjinakkan para penonton? Penonton pasti jadi jinak? Jangan-jangan malah, senyam-senyum bingung lucu tapi....mules? Kalau pakai mules, itu sih karena salah makan!

Babymetal kini tengah sibuk dengan rangkaian tur dunianya. Serta akan bergabung sebagai pembuka di lima konser Lady Gaga yang akan berlangsung sejak akhir Juli sampai dengan awal Agustus mendatang. Dimulai dari Los Angeles, California, pada 27 Juli sampai 6 Agustus di Denver, Colorado.   /yoseR

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found