NewsMusik

NewsMusik

Wednesday, 21 March 2018 06:17

AldiBrian

Musik Itu Menyenangkan

Akhirnya ranah musik tanah air kembali kedatangan wajah baru yang cukup menjanjikan dan memiliki masa depan karir yang cerah. AldiBrian adalah si muka baru tersebut yang baru saja merilis single dan video klip lagu berjudul ‘Perahu Cinta’. Mengangkat karya cipta dari Rieka Roslan dan di aransir oleh Dian HP, sehingga lagu ini makin indah saja.

Aldi adalah salah satu juara Bintang Radio RRI 2017 tahun lalu. Tak mau menanti terlalu lama, setelah ajang Bintang Radio RRI usai, dirinya langsung saja menghubungi Rieka yang juga adalah  salah satu juri untuk membekalinya dengan teknik yang lebih mumpuni.  

“Ini lagu yang sudah saya simpan lama dan memang menunggu untuk diberikan kepada penyanyi yang tepat. Lagunya memiliki tingkat kesulitan tinggi. Semua range ada dalam lagu ini, dari yang biasa-biasa saja, rendah sampai tinggipun ada. Saya bersyukur akhirnya Aldi dapat menundukkan lagu ini dengan sangat baik. Aldi ini orangnya kalem banget, saya mengajarinya cukup keras dan dia bisa karena memang memiliki tekad,” puji Rieka terhadap anak asuhnya tersebut.

Selanjutnya Rieka mengatakan bahwa Aldi memiliki persamaan yang begitu dekat dengan mendiang Mike Mohede. Dia punya suara yang unik dan punya warna suara sendiri, laki banget pokoknya dan memiliki karakter sendiri. Sudah lama kita belum punya lagi penyanyi yang punya suara khas”.

Sebagai pendatang baru, Aldi mengaku bahwa memang telah mempersiapkan dirinya untuk dimentori oleh Rieka. “Saya dibentuk oleh tante Rieka selama tiga bulan dan satu bulan buat latihan menaklukkan lagu ini. Tidak mudah, namun akhirnya saya lega dapat melewatinya. Tante Rieka adalah guru vokal yang sangat teliti, dan cukup memberi motivasi bagi saya," kata mahasiswa UNDIP ini di bilangan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

02 Dian HP AldiBrian dan Rieka Roslan Ibonk

Dian HP, AldiBrian dan Rieka Roslan (Ibonk)

‘Perahu Cinta’ adalah sebuah lagu yang berisikan tentang perasaan cinta yang merupakan kekuatan manusia dalam mengisi kehidupan. Keindahan lirik dari Rieka dan aransemen yang dibungkus dengan indahnya oleh Dian HP semakin hebat lewat iringan musik yang dikawal Budapest Scoring.

Lagu ini akhirnya seakan menyatu dengan vokal AldiBrian. “Waktu dihubungi Rieka, ia curhat soal Aldi dan ada lagu yang isinya lebih dewasa. Jadi saya minta kirim lagu dan contoh suaranya. Saya pikir liriknya cukup berat untuk anak sekarang. Saya kemudian mengolah aransemen agar Aldi bisa menyanyikan lagu ini dengan baik. Ini aransemen saya yang ketiga, dan ini yang saya rasa paling cocok untuk Aldi,” ungkap Dian HP.

Selain itu, finishing, mixing dan mastering dikerjakkan oleh Ari Renaldi yang selalu menjadi langganan artis muda seperti Tulus, Yura dan sebagainya. Keseriusan AldiBrian, Rieka Roslan, Dian HP, dan Ari Renaldi menjadikan lagu ini satu bentuk karya yang patut dibanggakan  oleh industri musik Indonesia.

04 AldiBrian Perahu Cinta Ibonk

AldiBrian (Ibonk)

Bagaimana dengan RRI sendiri sebagai lembaga yang konsisten mengadakan kompetisi menyanyi ini sejak lama? Menurut Richard Poyk selaku Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha RRI bahwa kompetisi Bintang Radio sudah banyak menghasilkan penyanyi  nasional. Ini sebuah kompetisi yang menjaga kualitas dan tidak ada istilah voting. Ini murni kompetisi lewat juri yang kredibelitasnya bisa dipertanggungjawabkan. Walau pada saat ini tingkat kepopulerannya jauh dibawah kompetisi sejenis.

“Aldi mungkin bukan terbaik dalam seleksi tapi mampu di olah untuk menjadi terbaik dalam menghibur lewat suaranya dalam industri hiburan. Ini peluang untuk memberikan terbaik bagi masyarakat. Munculnya karya cipta baru sesuai dengan kebutuhan sekarang. Ini yang perlu kita catat,” ungkapnya.

“Ini salah satu komitmen RRI di era milenial terhadap bintang radio”, ungkap Tantri  Relatami selaku Anggota Dewan Pengawas LPP RRI. “Kami ada setiap tahun mengadakan bintang radio yang kini sudah ke-29. Kami ingin memberikan kesempatan pada generasi muda untuk mengembangkan bakatnya. Kita harus membuat mereka senang pada budaya. Bagi saya ketika mereka masuk 10 besar mereka sudah juara. Kalau disesuaikan dengan pasar, jebolan Bintang Radio punya karakter masing-masing di genre musik”.

Sebagai penutup, AldiBrian mengungkapkan bahwa Industri musik saat ini cukup dinamis. Banyaknya genre musik, sangat disupport oleh pengaruh yang cukup tinggi dari media sosial. “Suka atau tidak, pada dasarnya medsos sangat banyak membantu perkembangan musik. Saya akan terus mengembangkan bakat yang ada, dan akan konsisten di dunia yang saya pilih ini. Karena menurut saya industri musik ini sangat menyenangkan”, tutupnya./ Ibonk

Tuesday, 20 March 2018 04:30

Blackteeth

Single Baru Lebih Ekspresif

Kekecewaan dan amarah adakalanya perlu diungkapkan melalui medium-medium pilihan untuk penyaluran rasa dalam jiwa. Ada yang disampaikan melalui kosakata, ada pula yang dihadirkan dalam bentuk harmoni. Ada juga yang melakoni keduanya.

Nah, Blackteeth yang terbentuk pada Januari 2014 ini, lebih memilih untuk menyampaikan kekecewaan dan amarah dengan cara keduanya. Seperti yang terdapat dalam single debut EP Blackteeth yang berjudul ‘Jari Tengah di Udara’. Lagu ini menceritakan atau mengungkapkan kekecewaan terhadap hal-hal yang sederhana yang terjadi di depan mata atau peristiwa-peristiwa yang banyak orang alami.

“Ini menggambarkan amarah seseorang yang gue ungkapkan dalam pilihan kosakata yang berbeda dari lirik-lirik lagu Blackteeth sebelumnya. Gue menyampaikannya tanpa harus mengemukakan secara langsung dari orang-orang didalamnya. Menurut gue ini adalah elemen yang gue ingin tunjukan dengan Blackteeth yang sekarang,” ungkap Satriyo, vokalis dan gitars Blackteeth, dalam keterangan pers yang diterima NewsMusik, Senin, 19/3/18 kemarin.

Singel baru ini sedikit banyak mengungkapkan bukti bahwa band dengan genre musik berisik ini masih mampu menunjukkan eksistensinya dengan berbagai gejolak yang ada, termasuk di tinggalkan oleh dua motor utamanya.

02 Blackteeth Rendha Rais.jpg

Blackteeth (Foto: Rendha Rais)

Pada awal berdirinya, grup ini diperkuat oleh Eno Gitara pada drum dan Coki Bollemeyer pada gitar. Setelah Eno dan Coki hengkang, posisi drum diisi oleh Morris Orah dan gitar diisi oleh Arya Novanda.

“Gue berharap dengan adannya gue dan Arya membuat Blackteeth menjadi lebih solid dan pesan yang disampaikan oleh band ini dapat diterima secara positif bagi penikmat musik,” urai Morris menimpali.

Jujur saja, sebenarnya kalau dirasakan lebih dalam lagu ini lebih kompleks secara aransemen dibandingkan lagu-lagu Blackteeth sebelumnya. Bisa jadi karena ada kontribusi dari personil baru. Sehingga lagu ini jadi lebih eksploratif namun tetap memiliki benang merah Blackteeth./ Dek

Saturday, 17 March 2018 05:43

IDPFest 2018

Libatkan Ratusan Praktisi Perkusi

Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDPFest) 2018 yang merupakan ajang pertemuan para musisi drum dan perkusi di tanah air. Nah, untuk kali ketiga acara ini akan kembali digelar di Pusat Kesenian Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta pada 29 Maret hingga 1 April 2018 mendatang.

Seperti sebelumnya, perhelatan sepanjang empat hari ini mengajak ratusan praktisi drum dan perkusi berbakat dari penjuru tanah air.  Tak hanya itu, juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan lainnya seperti: Parmeran Drum dan Perkusi Indonesia, Kompetisi Drum, Klinik Edukasi Drum dan Perkusi Indonesia, Kompetisi Drummer dan Perkusionis Indonesia, serta Penampilan dan Penghargaan IDP Legend, Pentas Sekolah / Sanggar Musik maupun Non Musik, Pentas Seni Kolaborasi Musisi Daerah serta Seminar / Talkshow / Diskusi.

"Diadakannya acara ini karena kami mempunyai enam misi, yaitu adanya program Tabungan & Kesehatan, Klinik Edukasi Drum & Perkusi, Bakti Sosial, Galeri Drum & Perkusi Indonesia, Indonesia Drum & Perkusi Festival serta Perlindungan Karya", ungkap Ekki Soekarno sebagai penggagas dan juga Ketua Panitia IDPFest 2018 pada Kamis (15/3/2018) di Jakarta.

Menurut Ekki, melalui ajang ID FEST inilah sebagai tindakan nyata dalam memfasilitasi pendataan, pendokumentasian, pelestarian, pengembangan dan pengenalan, alat musik drum /perkusi Indonesia, yang melibatkan para seniman, pelaku industri seni musik drum /perkusi Indonesia, dan semua elemen terkait termasuk lembaga penyelenggara Negara.

03 IDPFest2018 Ibonk

Sebahagian personil yang terlibat dalam IDPFest 2018 mendatang (Ibonk)

Satu yang unik yang akan ditampilkan dalam ajang IDPFest 2018 adalah dengan menampilkan grup marawis dan lenong Betawi. "Ini adalah muatan lokal dari kekayaan budaya tanah air.  Jangan memandang sebelah mata, kehadiran grup marawis yang akan manggung di ajang ini punya keunikan khusus", jelas Ekki.

Tak hanya itu, perhelatan tahun ini melibatkan sejumlah musisi tamu dari negeri jiran Malaysia. "Kami tak menyangka ternyata acara ini mendapat perhatian dari para musisi luar negeri, apresiasi mereka sangat baik sekali, untuk tahun ini kita coba keikutsertaan musisi drum dan perkusi dari Tawau, Malaysia", ujar Ekki.

Kalau kita tilik kebelakang, Ekki mencetuskan ide konsep dasar IDPFest sejak tahun 1993 dan dari hasil riset selama ini timbulah satu niat serta tekad untuk memulai terlebih dahulu dengan mengapresiasikan kesenian, kebudayaan melalui drum dan perkusi modern/ tradisional Indonesia. Ujungnya adalah untuk membangun generasi penerus yang berkarakter dan mempunyai gaya hidup sehat, cerdas, kreatif, berperilaku santun, solid serta ramah dengan sosial lingkungan./ Ibonk

Thursday, 15 March 2018 01:53

Wacken Metal Battle Indonesia 2018

Mencari Band Metal Terbaik Indonesia

Tampil di Wacken Open Air (W:O:A) Jerman yang merupakan festival heavy metal terbesar di dunia  adalah impian bagi metalhead dimanapun. Kesempatan ini terbuka lebar karena sejak tahun 2003 lalu, W:O:A menyelenggarakan sub-program Wacken Metal Battle di setiap negara. Dimana para pemenang Wacken Metal Battle akan mendapat tiket untuk unjuk kemampuan terbaik di WOA.

Di Indonesia, peluang emas ini dikemas oleh DCDC (www.djarumcoklat.com) sebagai wadah kreatifitas bagi musisi independen yang bekerjasama dengan ATAP Promotions dan The Metal Rebels dari Swedia. Mereka menyelenggarakan kompetisi Wacken Metal Battle Indonesia (WMBI). Nantinya jawara WMBI akan tampil di dua panggung yang disediakan yaitu W:E:T Stage dan  Headbanger’s Stage.

Tahun ini, dua panggung yang terletak di dalam tenda dome itu akan semakin diperbesar  dengan luas area 6.350 meter persegi dan mampu menampung ribuan orang di dalamnya. Sudah pasti, tampil di dua panggung itu akan menjadi pengalaman berharga bagi jawara WMBI 2018.

Keberadaan Wacken Metal Battle Indonesia 2018pun menjadi sangat penting. Selain menambah catatan sejarah, ajang ini adalah bukti bahwa musik ekstrim di Indonesia memberi dampak baik untuk negara. Secara global, musik Indonesia semakin dikenal karena kapabilitasnya. Secara internal, ajang ini kembali memupuk semangat kompetisi yang “sehat” sekaligus memotivasi band-band dalam negeri.

Kompetisi ini menjadi perpanjangan tangan dari usaha untuk melebarkan sayap band-band cadas Indonesia di ruang permainan yang lebih luas. Kenyataannya, band Indonesia memang sudah seharusnya memiliki tempat di luar negeri sendiri.

02 Penampilan jawara Wacken Metal Battle Indonesia tahun lalu ,Beside Band, di ajang W O A 2017 IstimewaPenampilan jawara Wacken Metal Battle Indonesia tahun lalu ,Beside Band, di ajang W-O-A 2017 (Istimewa)

Secara resmi pendaftaran WMBI 2018 sudah dibuka. Seluruh band dengan turunan musik ekstrim bisa mulai mendaftarkan diri di kompetisi ini dengan mengunjungi https://www.djarumcoklat.com/wackenmetalbattleindonesia. Pendaftarannya sendiri akan dibuka sepanjang tiga bulan dan ditutup pada Awal Mei mendatang.

Nantinya, dari ratusan pendaftar akan dipilih 30 besar dan dikerucutkan mejadi 10 besar. Nah, ke 10 band metal inilah yang akan bertarung secara live di Panggung WMBI 2018 yang akan dihelat Juli mendatang untuk memperebutkan tiket ke W:O:A. Semua proses diatas akan dimonitoring langsung oleh tiga orang steering committees. Proses seleksi juga akan diperkuat dengan kehadiran beberapa juri yang memiliki kredibilitas tinggi dan mampu menjaga objektivitas penilaian sehingga seluruh band pendaftar akan mendapat perlakukan dan penilaian yang sama.

Faktor utama yang akan jadi penilaian dari para juri adalah seberapa mampu band tersebut membawa karakter Indonesia saat tampil di ajang internasional tersebut. Selain itu, juri juga akan menilai kualitas musik, aksi panggung dan kesiapan band tersebut secara mental.

Tak hanya akan tampil di W:O:A saja, band pemenang WMBI juga akan bersaing dengan puluhan band finalis Wacken Metal Battle dari berbagai negara untuk memperebutkan peringkat top 5 yang akan mendapatkan berbagai hadiah dari W:O:A, baik berupa uang, alat musik atau barang lain yang menunjang penampilan sebuah band.

Acara ini adalah kali kedua Indonesia akan mengirimkan wakilnya ke ajang W:O:A. Tahun lalu, DCDC memberikan tiket kepada Beside band dari Bandung sebagai band pemenang WMBI yang berhasil menyisihkan 238 band metal dari 59 kota yang tersebar di Indonesia. Lantas, siapakah jawara WMBI yang akan mewakili Indonesia untuk berkompetisi di W:O:A di tahun ini?/ Nad

 

Wednesday, 14 March 2018 03:31

Kylie Minogue

Album Baru di Awal April 2018

Setelah menelurkan album terakhirnya “Kylie Christmas” pada 2015 lalu solois asal Australia, Kylie Minogue belum menelurkan karyanya lagi. Kini 3 tahun setelahnya Kylie akhirnya mewujudkan janjinya  dan memberikan kabar baik kepada para penggemarnya perihal album terbarunya menyusul 2 single sebelumnya.

Album ini akan menjadi album studio ke-14 penyanyi berusia 49 tahun tersebut selama berkarier di dunia musik. Seperti yang pernah diungkapkannya, bahwa salah satu inspirasi utamanya membuat album ini adalah kandasnya hubungan asmaranya dengan aktor asal Inggris, Joshua Sasse.

Hubungan asmara keduanya juga sudah menjadi konsumsi publik. Keduanya terlibat cinta lokasi pada salah satu program televisi, di Amerika Serikat pada 2015 silam. Kisah cinta tersebut sampai pada dalam ikatan pertunangan yang akhirnya kandas pada Februari 2017 silam.

Album barunya yang bertajuk Golden tersebut secara resmi akan dirilis pada 6 April mendatang, dan berisi 12 lagu. Seperti yang kita ketahui, awal tahun ini, Kylie sengaja merilis tunggalan bertajuk ‘Dancing’ pada 19 Januari sekaligus artwork baru untuk albumnya ini. Single ini akhirnya nangkring di nomor 46 di Australia dan nomor 47 di tangga lagu Inggris.  Sementara single kedua ‘Stop Me from Falling’ telah dirilis pada 9 Maret 2018 pekan lalu.

02 Kylie Minogue Istimewa

Kylie Minogue (Istimewa)

Secara keseluruhan album ini dikerjakan di Nashville, dan kali pertamanya bagi Kylie. Awalnya, Kylie dan timnya berniat konten pada album Golden akan didominasi lewat balutan “synth-pop dance", seperti yang diharapkan oleh penggemar darinya. Namun, manajer A & R-nya menyarankan untuk memasukkan sedikit unsur musik country ke dalam rekaman ini. Nah, karena hal inilah mengapa rekaman ini dibuat di Nashville.

Pada bulan Juli 2017 selama dua minggu, Kylie berhasil merekam empat lagu. ”Kami berhasil mengelola inspirasi ini dan membawanya ke duniaku”, ungkap Kylie. Rekaman ini diakuinya sangat personal bahkan pada setiap single yang ada.

Pemilik nama lengkap Kylie Ann Minogue ini pertama kali terjun ke industri musik ditandai dengan menandatangani kontrak bersama Mushroom Records tahun 1987 silam. Kemudian, ia merilis debutannya lewat album berjudul Kylie (1988) dengan menghadirkan total 6 single. Sejak itu, Kylie karirnya terus meroket dan mempersembahkan berbagai proyek musik, mulai dari album, mini album, single, album kompilasi, album remix, album live, box set. Kylie juga tercatat telah menyelenggarakan 18 tur dunia.

Untuk mempromosikan album ini, Kylie juga sudah mempersiapkan rangkaian tur di bulan September dan Oktober 2018 ini. Setidaknya ada 12 kota di 5 negara  yang sudah masuk dalam list tur nya tersebut. / Tez

Wednesday, 14 March 2018 02:22

Film Hongkong Kasarung

Menyelipkan Misi Budaya

Setelah beberapa pekan terakhir ini beberapa sineas menyuguhkan film bergenre horor, dan mulai pekan ini akan tayang film yang bergenre drama komedi. Salah satunya adalah  “Hongkong Kasarung”, karya rumah produksi Artomoro Pictures yang menggaet komedian senior Entis Sutisna (Sule) untuk berperan sebagai pemuda kampung yang lugu. Judul Hongkong Kasarung sendiri diartikan sebagai tersesat di negeri Hongkong, namun karena film ini membawa misi budaya Indonesia terutama budaya Sunda, maka dipilihkan kata-kata Kasarung.

Film yang disutradarai dan ditulis oleh Eric Satyo ini menceritakan keluguan seorang Sule yang merantau dan mencoba nasib sebagai TKI. Tekad Sule untuk merantau ke negeri orang bermula ketika kekasih hatinya Iis (Selvi Kitty) direbut oleh Cecep (Uus) yang bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Sejak awal film ini sudah memanjakan penonton dengan pemandangan khas daerah Jawa Barat. Alih-alih mencoba berakting serius di film ini ditambah adegan menangis,  namun dari awal beberapa dialog dan mimik Sule malah membuat penonton tergelak karena kepolosannya.

Sule yang merasa patah hati karena kekasihnya direbut Uus, mencoba memperbaiki nasibnya untuk merebut kembali kekasihnya. Kepolosan sikap Sule yang akhirnya membuat sang paman, Mang Saswi (Sas Widjanarko) berniat jahat. Dengan memanfaatkan Sule, pamannya berhasil membawa Sule pergi merantau ke negeri orang.  Atas seizin Emak (Yati Surachman), Sulepun akhirnya berangkat ke Malaysia. Namun niat sang paman bukan mencarikannya pekerjaan, tetapi malah mengajak Sule ke Hongkong dan meninggalkannya disana.

Sule yang baru pertama kalinya menginjakkan kaki di kota besar, merasa kebingungan karena selain ia hanya mampu berbahasa Sunda, dan tanpa uang sepeserpun. Dari sinilah petualangan Sule dimulai. Tanpa sengaja Sule bertemu dengan Aline (Pamela Bowie), gadis cantik anak seorang pengusaha asal Indonesia yang menetap di Hongkong. Baru saja Sule merasa senang karena bertemu dengan seseorang yang berasal dari Indonesia, Sule dihadapkan pada kasus penculikan Aline yang diculik oleh preman lokal, Bos K (Iwa K). Merasa bertanggung jawab terhadap penculikan tersebut, Sule berusaha mencari Aline dan menyelamatkannya dari penculik.

Saat kebingungan dan tersesat, Sule bertemu dengan Rizky (Rizky Febian) yang berperan sebagai pemuda Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Hongkong. Karena Aline lah, Sule kemudian bertemu dengan petualangan baru yang sama sekali tidak terpikirkan olehnya. Di saat kebingungan harus kemana mencari Aline, Sule juga harus berurusan dengan The Bag (Volland Volt) seorang pembunuh bayaran yang ditugaskan oleh ayah Aline, Pak Rengga (George Rudy) untuk mencari Aline. Lagi-lagi nasib baik membawa Sule bertemu dengan sahabat lamanya, Makmur (Ery Makmur) yang membantunya untuk menemukan gadis cantik tersebut.

02 Adegan Hongkong Kasarung IstimewaAdegan Hongkong Kasarung (Istimewa)

Film ini tidak hanya berisikan dengan kalimat-kalimat lucu yang mengocok perut, tetapi juga diisi adegan action yang cukup seru. Sejumlah adegan lagapun dilakoni Sule, juga beberapa scene perkelahian terasa cukup baik dilakoni oleh beberapa peran di film ini. Kualitas aktingnya pun patut diapresiasi, sehingga membuat film yang bergenre drama komedi ini cukup layak disaksikan.

Meskipun memang terlihat ada alur cerita yang dipaksakan, dengan keberuntungan Sule yang polos tapi selalu beruntung ditolong oleh kemunculan seseorang disaat nyawanya diujung tanduk. Juga ditemukan kekurangan karena masih in-framenya beberapa penduduk lokal yang menonton.

Kemunculan Rizky Febian cukup membuat penasaran bagaimana ia beradu akting dengan sang ayah. Meski hanya beberapa adegan, namun kemunculan Rizky yang mengisi soundtrack ‘Cukup Tahu’ benar-benar cukup mewakili maksud dan suasana dari film ini.

Ide cerita film ini berasal dari Sule dan ditulis sendiri oleh sang sutradara memang cukup apik dibawakan. Sule yang memang berasal dari Jawa Barat, menggunakan bahasa Sunda hampir disepanjang film ini. "Ini misi saya, membawa budaya Indonesia agar orang luar tahu kalau di Indonesia banyak bahasa dan budaya. Ini adalah salah satu cara efektif untuk mengenalkan budaya Indonesia,” ujar Sule.

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi film ini, penonton pun tak dibuat sulit dengan adanya terjemahan apabila beberapa pemain menggunakan bahasa daerah ataupun bahasa Hong Kong. Kalimat-kalimat yang dihasilkan bolehlah dibilang cerdas, karena selalu menghasilkan gelak tawa penonton tanpa terlihat dipaksakan.

…dan film Hongkong Kasarung ini rencananya akan ditayangkan di Hongkong, Malaysia, dan beberapa negara  di Asia Tenggara./ Nad

 

Tuesday, 13 March 2018 09:35

UnYUZUal Trip Film Festival

Menceritakan Indonesia Lewat Cara Sendiri

Saling berbagi kisah petualangan dalam menjelajahi kekayaan alam dan budaya Indonesia saat ini telah menjadi trend yang berkembang positif di kalangan netizen. Generasi milenial seolah saling berlomba mengekspresikan petualangan mereka dalam bentuk audio visual, lewat gaya kekinian. Platform sosial media menjadi sarana untuk saling berbagi kisah.

Nah, fenomena yang positif ini akhirnya menginspirasi digelarnya festival film pendek bertajuk “UnYUZUal Trip Film Festival”. Sebagai sebuah festival film dimaksudkan untuk memberikan ruang berkarya generasi muda, sekaligus bentuk apresiasi dalam mendokumentasikan petualangannya menjelajahi indahnya Indonesia.

Ita Sembiring, Produser UnYUZUal Trip Film Festival mengatakan festival ini merupakan wadah bagi para petualang berjiwa muda dalam menikmati alam Indonesia, sekaligus menantang kreativitas mereka untuk mentransformasikan petualangannya menjadi sebuah karya berbentuk film pendek.

Menurutnya, karya-karya mereka selama ini baru sebatas tersalurkan melalui ruang-ruang di sosial media. Belum banyak apresiasi yang diberikan sebagai bentuk penghargaan dan penyemangat kreator-kreator muda ini untuk terus berkarya lebih baik lagi. Padahal, trend positif yang dibangun lewat karya audio visual ini memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata Indonesia.

“Lewat UnYUZUal Trip Film Festival, kami ingin mengajak kaum muda untuk lebih ekspresif dalam menuangkan ide-ide mereka menjadi sebuah karya yang bermanfaat. Melalui sarana film, karya-karya mereka diharapkan juga mengangkat keindahan alam dan budaya Indonesia yang sangat luar biasa ini,” tambah Ita Sembiring.

Sementara itu Brand Manager YUZU Tea Yose Moriza mengatakan film pendek merupakan sarana yang sangat efektif dan digemari generasi muda saat ini untuk berbagi cerita tentang eksplorasi keindahan Indonesia. UnYUZUal Trip Film Festival diharapkan menjadi dorongan semangat generasi muda untuk terus menghasilkan karya yang mampu memberikan dampak kecintaan terhadap kekayaan alam dan budaya Indonesia.

02 UnYUZUal Trip Film Festival 2018 Istimewa

unYUZUal Trip Film Festival (Istimewa)

Dengan hadiah senilai total Rp 25 juta, UnYUZUal Trip Film Festival menjadi semakin bergengsi karena melibatkan sejumlah juri yang merupakan sineas dan aktor film kenamaan. Mereka yang duduk sebagai juri adalah Darius Sinathrya (aktor Indonesia), Leonard Anthony (travel blogger Indonesia) dan Kamila Andini (sutradara Indonesia).

Untuk informasi lebih detail, peserta dapat mengakses www.yuzu.co.id/UnYUZUalTrip dan kemudian mengisi formulir pendaftaran. Sebelumnya, setiap peserta harus lebih dulu mengunggah video tersebut ke akun YouTube-nya dan mengatur privacy setting dengan mode unlisted. Link video yang telah diunggah tersebut kemudian dilampirkan dalam formulir pendaftaran di www.yuzu.co.id/UnYUZUalTrip. Peserta juga boleh mengangkat lebih dari satu tempat wisata alam di Indonesia dengan tahun pembuatan/produksi video minimal 2016.

Persyaratan:

Peserta merupakan Warga Negara Indonesia.

Peserta berusia 17+ tahun dan memiliki kartu identitas diri yang masih berlaku (Kartu Pelajar/KTP/SIM/Paspor) yang wajib diperhatikan pada saat verifikasi pemenang.

Peserta memiliki akun pribadi di situs berbagi YouTube.

Peserta harus mengisi formulir pendaftaran melalui website www.yuzu.co.id/UnYUZUalTrip

Mekanisme:

Subscribe YouTube/follow Instagram/ like Facebook page YUZU Indonesia.

Durasi film pendek berkisar 3 - 5 menit termasuk opening dan credit title. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu karya. Karya yang dikirimkan harus bertema: MENEMUKAN INDONESIA dengan referensi genre: dokumenter /non fiksi / travel video. Peserta diperbolehkan mengangkat tempat wisata alam yang ada di Indonesia lebih dari 1 (satu) dan tahun pembuatan/produksi video minimal dari tahun 2016.

Karya dikirimkan dalam bentuk soft copy dengan format MP4, kualitas HD, resolusi 1920 x 1080px. Video di upload pada channel YouTube pribadi dan wajib mengubah mode pengaturan menjadi unlisted.

Isi data/formulir pendaftaran melalui website www.yuzu.co.id/UnYUZUalTrip dan masukkan link video yang sudah di-unlisted ke dalam formulir pendaftaran. Karya harus asli, belum pernah diikutsertakan atau dipublikasikan untuk keperluan komersil. Bebas dari setiap kontrak atau ikatan lain dan tidak sedang dalam status mengikuti perlombakan di tempat lain. Unsur yang dinilai mencakup: Orisinalitas dan konsep ide, kelengkapan informasi, sinematografi dan teknik produksi  serta kesesuaian tema.

Waktu perlombaan:

- Pendaftaran: 29 Januari – 31 Maret 2018

- Penerimaan Karya: 29 Januari – 31 Maret 2018

- Pengumuman Pemenang: 13 April 2018/ Ibk

Sunday, 11 March 2018 01:48

Ramasindo Pictures

Akan Garap Dua Film Sekaligus

Industri perfilman di Tanah Air sedang gencar-gencarnya menyuguhkan berbagai tontonan. Berbagai judul film bermunculan dari rumah produksi baru, namun terkadang film yang disuguhkan terkesan dangkal. Tidak menyampaikan pesan baik bagi film itu sendiri maupun bagi penonton yang menontonnya. Bahkan film yang dihasilkanpun tidak mendapatkan jumlah penonton yang memuaskan, dan berimbas kepada keberadaan rumah produksi itu sendiri.

Belum lama inipun muncul rumah produksi Ramasindo Pictures yang hadir dalam konsep baru di industri perfilman saat ini. Mereka akan memulai debutnya lewat film produksi perdananya yang berjudul “The Last Target” dan “Pertualangan Cinta Serina”. Dua film yang akan mengambil tema berbeda ini akan segera merilis teasernya di pertengahan April 2018.

Sebagai pendatang baru di indrustri film Tanah Air, Ramasindo Pictures juga melatih sekitar 25 sampai 35 siswa yang tergabung dalam kelas acting. Rencananya mereka akan dilibatkan dalam film perdananya tersebut. Hal ini merupakan keseriusan rumah produksi tersebut untuk mencari bibit-bibit baru yang mempunyai talenta dan sekaligus memberikan kesempatan bagi anak didikannya untuk bisa eksis dan bermain di film ini.

Kedua film tersebut nantinya akan memulai penayangannya lewat beberapa festival film internasional sebelum di rilis di layar bioskop tanah air. Hal ini memang dilakukan sebagai langkah awal  bagi rumah produksi tersebut untuk menghasilkan film yang berkualitas dengan merilisnya di festival film internasional.

“Ada satu daya tarik, jika film yang dirilis mendapat sambutan yang cukup bagus terutama oleh masyarakat luar negeri, hal ini akan mempunyai dampak yang luar biasa bagi penonton nasional. Artinya ketika film ini mendapat sebuah penghargaan di ajang internasional dan akhirnya menjadi perbincangan, maka para distributor film akan mepertanyakan kapan film ini akan ditayangkan di layar bioskop Tanah Air,” papar Kicky Herlambang selaku juru bicara Ramasindo Pictures, saat syukuran persiapan produksi, di Jakarta, Sabtu (10/3) sore.

02 Roro Ayu NadNadira Nazmi (Nad)

Rumah produksi yang dikelola oleh Ramadhan Islan ini menggaet sutradara Surya Lawu yang sebelumnya sukses menggarap sinetron “Intan” (Sinemart, 2006) dan “Cahaya” (Sinemart, 2007). Dalam hal produksi film yang berdurasi sekitar 90-96 menit ini akan menjual konten budaya dengan menggunakan lokasi syuting seluruhnya berada di lokasi daerah wisata di tanah air. “Dua film yang satu bertema action dan yang satu tentang kisah percintaan remaja, dan akan diluncurkan teasernya terlebih dahulu,” ujar Kicky.

Lokasi yang dipilih di film The Last Target , akan mengambil syuting di daerah Jakarta, Bogor dan Gorontalo. Begitupun dengan film Pertualangan Cinta Serina, baik pemain maupun lokasi syuting semuanya menafaatkan potensi lokal dalam negeri. Kecuali The Last Target,  karena film laga akan melakukan grading gambar dan editing di Hongkong atau Bangkok.

Tak hanya sendirian, rumah produksi ini menggaet seorang artis muda berbakat Nadira Nazmi untuk bergabung di film ini. Latar belakang dunia film sudah tak asing lagi bagi Nadira, artis yang mempunyai hobby snorkeling ini ikut serta sebagai produser juga pemain di kedua film tersebut. “Ini film pertama kali saya terlibat sebagai produser, kepingin mencoba rasanya dibalik layar sekaligus menjadi pemeran,” ujar Nadira kepada awak media.

Film The Last Target maupun Pertualangan Cinta Serina akan di produksi pada pertengahan tahun 2018 sebelum di terbangkan ke ajang film internasional, yang nantinya akan merilisnya serentak di bioskop Tanah Air pada tahun depan./ Nad

 

Thursday, 08 March 2018 01:32

Film Jelita Sejuba

Keteguhan dan Kesetiaan Seorang Isteri Tentara

Ketika seseorang mendapat tugas sebagai seorang tentara, maka konsekuensinya adalah hidup semata-mata dipersembahkan untuk negara. Para prajurit tersebut dilatih menjadi tentara yang tak ragu untuk mempertaruhkan nyawa demi membela keutuhan negaranya. Tak jarang mereka harus mengalahkan ego bahkan cintanya terhadap diri dan keluarganya demi tugas Negara yang diemban.

Dibalik sosok para prajurit tersebut, ada perempuan hebat yang selalu menanti kepulangan mereka dengan setia. Padahal sebagai sosok seorang isteri prajurit, mereka harus berperan sebagai kepala keluarga sekaligus menahan segala kegelisahan dan kekhawatirannya agar tidak menggoyahkan konsentrasi suami yang sedang bertugas. Hal inilah yang membuat sutradara Ray Nayoan tergugah untuk mengangkat kisah ini sebagai kisah cinta yang unik dan tidak biasa dalam film Jelita Sejuba (Mencintai Kesatria Negara).

“Sinema besutan rumah produksi Drelin Amagra Pictures itu akan tayang 5 April 2018. Film ini bercerita mengenai istri tentara yang latarnya di Sejuba, pesisir di Natuna. Mengangkat hal menarik dan dramatis, sisi humanis dari kehidupan tentara," kata sutradara film, Ray Nayoan.

02 Putri Marino IstimewaPutri Marino (Istimewa)

Film yang diambil dari kisah nyata dari beberapa isteri prajurit ini, menggambarkan perjuangan hidup mereka yang selama ini banyak yang tidak mengetahuinya. Meskipun sang ayah yang kerap bertugas dan jarang di rumah, namun sosok ibu berhasil menghadirkan tokoh bapaknya selalu dekat di mata anaknya.

“Kisah ini berawal dari buah pemikiran Ibu Krisnawati, seorang yang berkecimpung di dunia militer. Saya tertarik menghadirkan kekuatan isteri yang melihat suaminya gugur di medan perang. Di balik ketegaran sang isteri masih ada cinta klasik dan sederhana. Tak harus selalu didampingi suami namun karena kecintaannya selalu menjaga kesetiaan dan kepercayaan yang selalu ada untuk suaminya,” ujar produser, Marlia Nurdiyani kepada awak media di peluncuran teaser film ini, Rabu (7/3).

Sebagai tokoh utama dalam film ini dipilihlah aktris Putri Marino. Perempuan lugu yang dikisahkan berasal dari Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Putri Marino  adalah istri seorang tentara bernama Jaka yang diperankan Wafda Saifan Lubis.

Film yang skenarionya digarap oleh penulis naskah Jujur Prananto (Petualangan Sherina, Laskar Pelangi) itu, melalui proses yang tak main-main. Ada riset panjang ke Natuna dan proses konfirmasi ke TNI mengenai citra tentara.

“Sharifah dan Natuna seakan memiliki kesamaan. Seperti Sharifah yang merupakan benteng pertahanan keluarga, begitu pula pesisir Sejuba di Natuna yang didominasi batu-batu besar menjaga Indonesia”, papar Ray.

Selain Putri dan Wafda, film turut dibintangi Nena Rosier, Yukio, Aldi Maldini, Yayu Unru, Abigail, Mutiara Sofya, dan aktor lokal Natuna bernama Harlan Kasman. Berdasarkan lokasinya, film akan didominasi pemakaian bahasa Melayu.

03 Anji IstimewaAnji (Istimewa)

“Yang kami gunakan adalah bahasa Melayu Ranai yang dimengerti semua orang di Natuna. Film juga mencantumkan terjemahan bahasa Indonesia pada bagian-bagian yang sulit dimengerti," kata sang sutradara yang menempuh pendidikan kajian film di University of Western Ontario, Kanada.

Film Jetita Sujuba diharapkan membuka hati perempuan yang diluar sana, bahwa ada cinta berharga tanpa ada beban meski tanpa didampingi 24 jam oleh suami. Sebuah pelajaran tentang kecintaan, penantian, dan peran seorang isteri yang juga sekaligus sebagai seorang bapak bagi anaknya.

Soundtrack film ini diisi oleh vokal khas dari Anji yang bertindak sebagai penyanyi, penulis, serta menyutradarai video klip lagu ‘Menunggu Kamu’ yang berisi kegundahan hati seorang istri karena ditinggal suaminya, seorang tentara./ Nad

 

Thursday, 08 March 2018 06:04

Soundsations

Usung Tema 100 Kota 1 Bahasa, Jaring Talenta Baru

Skena musik di Indonesia mengalami dinamika yang berkembang dari tahun ke tahun. Dilatarbelakangi dengan budaya multi kultural, kreativitas musisi lokal dan dipadu dengan pengaruh dari musik luar, menjadikan skena musik Indonesia beragam dan vibran. Perkembangan musisi indie pun berprogresif dengan cepat mewarnai genre musik Indonesia dengan menghadirkan karya dengan idealisme mereka masing-masing.

Diluar dari kota besar, seperti Jakarta, Bandung dan Yogyakarta, kota-kota lain di Indonesia pun sudah menunjukkan keunggulannya dengan hadirnya musisi-musisi lokal menawarkan musikalitas yang segar. Bahkan, komunitas-komunitas yang perkumpulannya didasari oleh genre musik tertentu yang digemari sudah banyak bermunculan. Komunitas ini pula lah yang menggerakkan inisiatif-inisiatif untuk mengadakan festival musik dengan satu genre tertentu di kotanya masing-masing.
 
Tak hanya musik, ruang seni visualpun ikut terimbas. Terlihat lewat ketertarikan seniman-seniman muda dari berbagai kota dengan ideologi visual mereka masing-masing. Ruang-ruang alternatif pun dijadikan sebagai galeri untuk memajang karya mereka.

Berangkat dari pergerakan seni kreatif di Indonesia inilah, lewat tema Soundsations "100 Kota 1 Bahasa" dihadirkan sebagai ruang ekspresi para seniman kreatif di Indonesia. Menyuarakan keragaman ekspresi yang diadakan di 100 kota Indonesia dari Aceh hingga Jayapura sejak Februari hingga Juli 2018.

02 Soundsations 100 Kota 1 Bahasa Ibonk

Soundsations "100 Kota 1 Bahasa" (Ibonk)

Menurut pengamat musik Ardy Chambers, event-event ini patut diacungi jempol, pasalnya dengan konsep baru yang di usung oleh Soundsations ini dianggap dapat memajukan wilayah  seni kreatif di Indonesia. "Mereka dapat berani berekspresi dengan identitas masing-masing, saya pikir ini adalah inisiatif yang keren" ungkapnya saat konferensi pers di bilangan Senopati, Jakarta Rabu, (7/3/2018) kemarin.

Dari segi pengisi acara, event ini juga menyajikan puluhan musisi dalam negeri dari berbagai genre dan generasi. Disini kita bisa melihat SO7, Kotak, Jamrud, Seringai, Barasuara, Naif, Judika, Stars and Rabbit, Dipha Barus, Elephant Kind, The Adams, dan lainnya. “Acara ini akan memberikan kesempatan buat musisi ataupun seniman yang terlibat untuk saling tukar informasi dan berjejaring," ungkap Ale dari The Adams.

Masih dalam pendapat serupa, Iga Massardi mewakili Barasuara berpendapat bahwa Soundsations 100 Kota 1 Bahasa, dapat menjadi ajang bertemu dengan pendengar baru yang lebih luas. "Kami mempersiapkan tahun ini dengan memikirkan konsep apa yang akan dihadirkan. Ada juga lagu baru yang saya buat untuk Soundsations. Lagunya sudah dirilis dengan tema lirik soal gimana berjuang bergelut memenangkan pilihan sulit," jelasnya.

Sementara, Alek Kowalski selaku Penggagas Siasat 100 mengungkapkan bahwa Siasat 100 merupakan hal yang konkrit, untuk mereka menjaring talenta baru dibidang seni. “Kami berharap lewat event ini, kami bisa menemukan talenta baru dengan ide menarik dan lebih segar" ungkap Alex./ Ibk

Page 4 of 135