NewsMusik

NewsMusik

Walau Sepi Tetap Gayeng

Era musik 80 dan 90-an seperti susah untuk dilepas dari ingatan siapapun manusia dimuka bumi ini. Entah kenapa pada era tersebut, sepertinya taka da yang bisa membendung gejolak kreativitas para penggiat musik. Tak hanya mancanegara, keberadaan yang sama juga terjadi di dalam negeri. Hitung sendiri lagu-lagu yang  menjadi legenda sampai sekarang dengan berbagai macam genre.

Nah, bisa jadi terkait dengan hal tersebut, Indonesia Kita (I-Ki) yang dikomandani oleh  Renny Djajoesman bersama Hard Rock Cafe Jakarta mencoba menggelitik kembali kejayaan lagu-lagu tersebut dengan menggelar “A Tribute Night For 80’s & 90’s Indonesian Hits”.

Kolaborasi keduanya sengaja dikemas di acara regular I Like Monday, Senin (8/5) malam. Menampilkan para musisi yang sudah sangat siap untuk unjuk kebolehan seperti; Amiroez, Boym ‘Seurieus’, Riffy Putri, Che “Cupumanik”, Trison, dan Ita Purnamasari. Masing-masing membawakan sekitar 3-4 nomor lagu populer di era 80 dan 90.

Walaupun terlihat banyak kursi kosong, tapi semangat para musisi yang tergolong cukup punya nama diblantika musik tanah air itu seperti tak surut. Maka mengalunlah lagu-lagu indah penuh memory yang pernah dibawakan Utha Likumahuwa, Ermy Kullit, Ahmad Albar, Fariz RM, Nugie, Plastik Band lewat tunggalan seperti ‘Sesaat Kau Hadir’, ‘Barcelona’, ‘Kasoh’, ‘Tertipu’, ‘Lenggang Puspita’, ‘Kisah Cintaku’, ‘Cintaku Padamu’, ‘Rock Bergema’ dan lain sebagainya.

02 Ophie Danzo IbonkOphie Danzo (foto: Ibonk)

Semangat para vokalis yang diiringi oleh Yoel Pay (gitar), Harry Toledo (bass), Krisna Prameswara (keyboard), dan Seffrino Ompy (drum) tampaknya sedikit demi sedikit menular ke penonton yang sedikit demi sedikit mulai hadir. Tak ada lagu yang tak diikuti oleh koor panjang para pengunjung.

Semakin menghibur tatkala Ophie Danzo pentolan group heavy metal era 90an Voodoo di daulat kepanggung membawakan  hitsnya ‘Salamku Untuk Dia’. Tak lupa juga musisi gaek Jelly Tobing yang didaulat untuk menemani Trison Roxx lewat ‘Aku Cemburu’. Selanjutnya, seperti biasa panggung ditutup dengan beramai-ramai menyanyikan lagu yang malam tersebut dipilih lagu ‘Madu & Racun’ yang dipopulerkan Bill & Brod.

Sedikit banyak NewsMusik dapat menanggapi pentas musik I Like Monday ‘A Tribute Night For 80’s & 90’s Indonesian Hits’ awal pekan ini. Secara musikalitas boleh dikatakan cukup keren, namun sepinya pengunjung sedikit menjadi tanda tanya. Tidak seperti gelaran I-Ki sebelumnya, yang membludak dengan kehadiran penonton, saat ini malah tak tampak.

Saat berbincang dengan Renny, sedikit berdiplomasi, lady rocker tersebut mengungkapkan bahwa dirinya untuk event kali ini memang sengaja tidak ikut terlibat dari sisi produksi, atau menjual tiket. Ia tengah disibukkan dengan jadwal lainnya yang cukup padat. “Urusan teknis dan produksi saya serahkan kepada Amiroez. Nantinya bisa siapa saja, agar terlihat dinamis. Soal penjualan tiket, I-Ki mempercayakan sepenuhnya kepada manajemen Hard Rock Cafe sebagai partner, namun hasilnya seperti malam ini,” ungkap Renny dengan nada masygul.

03 Ita Purnamasari IbonkIta Purnamasari (foto: Ibonk)

Sedikit banyak ada keinginan dari pihak I-Ki untuk mengevaluasi kembali kerjasama yang telah terjalin ini. Selama ini, ada anggapan bahwa pengunjung rata-rata datang karena usaha keras dari I-Ki lewat media sosial ataupun hal lainnya. Selain itu, Renny dan kawan-kawan juga menggandeng DSS sebagai penyedia tata suara terkemuka di negeri ini untuk menutup kekurangan yang ditemukan di venue selama ini.

Yaa.. apapun yang terjadi kita harapkan agar semuanya dapat kembali berjalan normal, dan sebgai bocoran untuk perhelatan selanjutnya akan mengangkat tema legenda Betawi “Benyamin Sueb”. Nah, kita lihat saja nanti, bagaimana kreativitas para tokoh-tokoh musik di I-Ki yang sebahagian besar adalah rocker untuk meramu lagu-lagu kocak Benyamin menjadi sebuah suguhan berbeda.  Tunggu tanggal mainnya/ Ibonk

 

Wednesday, 10 May 2017 11:57

Burgerkill

Membakar Sore di Hammersonic 2017

Event festival musik metal terbesar tanah air, Hammersonic 2017 kemarin semakin hingar bingar dan panas dikarenakan dedengkot band metal dari kota kembang bandung, Burgerkill turut serta menjadi salah satu pengisi acara di festival ini. Sejak awal penampilan mereka, para metal heads, langsung merapat ke bibir panggung. Membuka penampilannya dengan menyuguhkan lagu ‘Darah Hitam Kebencian’, Burgerkill cukup berhasil membuat para penonton menjadi semakin membara dibawah terik matahari sore itu.

“Selamat sore Hammersonic!” sapa Vicky, sang vokalis. Sapaan itu langsung disambut teriakan gemuruh penonton yang hadir. “Mari kita bersenang-senang begundal. Saya ingin lihat circle pit terbesar hari ini. Kita buat lingkaran yang paling besar di Hammersonic 2017!”, ajaknya dari atas panggung.

Sepanjang penampilannya tak henti-hentinya, Burgerkill mengajak penonton mengangkat tangan dan menggoyangkan kepala mereka. Ibadah headbanging, moshing dan lain-lainnya tak luput dipertontonkan oleh metal head yang bersemangat. Semakin sore, Burgerkill juga makin sukses membakar semangat para penonton dengan memainkan lagu ‘Penjara Batin’ dan lagu-lagu andalan lainnya.

02 Burgerkill RizalBurgerkill (foto: Rizal)

Ini merupakan Hammersonic pertama Burgerkill tampil tanpa diperkuat oleh Abah Andris. Seperti diketahui, drummer yang sudah bersama-sama dengan Burgerkill selama 16 tahun ini sudah resmi mengundurkan diri, lewat beberapa alasan yang tak disebutkan secara detil. Sebagai pengantinya, dipilihlah eks drummer Killing Me Inside, Putra Pra Ramadhan.

Meski disekitar Jakarta hujan, namun venue Ecopark Ancol tampak cerah hingga sore hari. Sayangnya penampilan Burgerkill terbilang singkat, hanya sekitar 35 menit.  Burgerkill yang digawangi oleh Eben, Vicky, Agung, Ramadhan.sukses  menutup penampilannya dengan memainkan lagu cover Iwan fals ‘Air Mata Api‘./ Rizal

 

Monday, 08 May 2017 09:21

Raisa Andriana

Tampil Anggun dengan Kebaya Betawi

Siapa yang tak mengenal penyanyi cantik Raisa, yang selalu terlihat menarik di setiap penampilannya. Ia juga merupakan salah seorang ikon penyanyi muda papan atas di tanah air. Jangan tanya sudah berapa banyak single-single nya yang menjadi hits dan merajai anak tangga lagu terbaik di radio-radio tanah air.

Ternyata tidak hanya itu, sebagai seorang wanita Indonesia, Raisa yang memiliki banyak penggemar ini ternyata juga sangat bangga pada budaya tradisional. Salah satunya adalah kebaya. Baru-baru ini, NewsMusik sempat berbincang kecil dengan mengenai kebaya Betawi yang dikenakannya, saat didaulat untuk mengisi acara di pesta mantu desainer Anna Mariana.

"Ini penampilan aku yang pertama di pesta pernikahan seperti ini," ucap Raisa ketika menyempatkan diri menjawab pertanyaan tersebut di Jakarta Convention Center, Sabtu (6/5/2017) lalu.

"Aku merasa sangat perempuan kalau pakai kebaya seperti ini. Soalnya baru sekarang aku bisa pakai busana tradisional dan kebaya dengan motif corak seperti ini. Ia adalah kebaya Betawi modern rancangan Iwan Tirta," lanjutnya lagi.

02 Raisa IbonkRaisa (foto: Ibonk)

Ada perasaan bangga dalam dirinya bisa terlibat dalam acara yang menampilkan ragam budaya Nusantara. Tidak hanya pesta resepsi pernikahan, tapi disini dipadankan juga dengan banyaknya unsur budaya Jawa, Bali dan Betawi yang ditampilkan.

"Salah satu hal yang kita banggakan dari Indonesia adalah budayanya yang begitu banyak. Malam ini, aku speechless banget lihat beraneka budaya Indonesia ada di pernikahan megah ini," akunya seraya mengakhiri pertemuan ini karena harus tampil.

Dalam acara tersebut, tidak hanya seorang Raisa saja yang tampil cantik dan anggun dalam balutan kebaya nasional. Keanggunan juga terpancar dari penampilan Hetty Koes Endang, Iis Sugianto dan Titi DJ yang sama mengenakan songket dan kebaya rancangan Anna Mariana./ Ibonk

 

Thursday, 11 May 2017 11:39

Rafathar Movie

Film Perdana dengan Teknik Motion Capture

Tak banyak film yang bertema keluarga di tanah air, setelah “Petualangan Sherina” di tahun 2000 dan tahun 2008 “Laskar Pelangi” rasanya tidak ada lagi yang sepopuler mereka. Minimnya film yang bisa ditonton anak-anak membuat Raffi Ahmad yang mempunyai cita-cita dan keinginan menjadi produser film mewujudkan sebagian keinginan masyarakat Indonesia yang saat ini kehilangan tontonan berkualitas dan bisa ditonton untuk seluruh keluarga.

Bersama dengan Anggy Umbara selaku produser, Raffi yang juga mempunyai keinginan membuat suatu film dengan pemeran utamanya adalah Rafathar anaknya sendiri. Film keluarga ini sudah sampai pada tahap 70% pengerjaannya. Dilihat dari trailernya, film ini bergenre komedi dengan dibumbui sedikit action, dan dibuat dengan versi berbeda.

“Aku pingin bikin film yang bisa bikin kenangan waktu Rafathar masih kecil, ujar Raffi. Aku juga gak nyangka pas lihat editingnya. Rafatar dulu pertama kali syuting masih belajar jalan, sekarang sudah bisa lari, baru bisa ngomong. Film ini akan berarti sekali nanti buat keluarga kita pada waktu papa mamanya sudah gak ada” ujar Raffi ditemui di Grand Indonesia Mall, Jakarta (10/5).

Film garapan sutradara Bounty Umbara yang telah sukses dengan film “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1” ini dibuat tidak main-main. Tidak hanya menerapkan teknologi CGI (Computer Generated Imagery), film ini juga menggunakan teknologi yang belum pernah digunakan di film Indonesia sebelumnya yaitu Motion Capture. Dimana sejak 10-15 tahun lalu sudah digunakan film Hollywood.

02 Raffi Nagita YDhewRaffi & Nagita (Foto: YDhew)

Motion Capture itu sendiri adalah teknologi digital yang memproses rekaman gerakan dari sebuah object atau manusia. Dengan kombinasi penggunaan sensor camera, LED marker dan software yang canggih, teknologi ini menciptakan hasil gambar digital yang merangkai berbagai adegan action pada film “Rafathar”.

Anggy mengaku tertarik dengan ide awal dari Raffi kemudian mengeksplore film ini seperti film tahun 90-an, dimana pada zaman itu banyak film-film yang bertema superhero tetapi juga update dengan situasi yang terjadi pada saat ini.

“Saya tertarik untuk mengeksplore dan mengangkat film ini menjadi standard baru film keluarga. Tantangannya lebih exsplore lagi dalam hal teknologinya, punya misi menaikan production value untuk film Indonesia. Juga mengangkat film-film yang mempunyai standar lebih lagi untuk film Indonesia. Makanya kita disini menggunakan banyak teknologi”, ungkap Anggy.

Soundtrack film inipun hasil garapan Melly Goeslaw, jadi hampir dipastikan film ini memang dibuat dengan tangan orang-orang yang professional di bidangnya. “Aku sama teh Melly sudah beberapa kali kerja sama dan cocok. Melly juga sudah tau apa yang diinginkan. Anggy Umbarapun juga happy bisa kerjasama sama Melly.”, jelas Raffi.

Nantinya akan dibuat album soundtrack Rafathar yang dibuat unik, dan akan dirilis sekitar Agustus. Ada tiga atau empat lagu yang khusus, sisa lainnya adalah surprise dari orang-orang keluarga yang sayang Rafathar dan untuk Rafathar. “Lagu ini tentang orang-orang yang mempersembahkan lagu itu untuk Rafathar, dari mamanya, papanya, tantenya yang diiciptakan oleh Charly, Melly, dan Govinda. Kalau saya mah tidak bisa menciptakan lagu”, lanjut Raffi sambil tertawa.

03 Nagita Rafathar YDhewNagita & Rafathar Foto: YDhew)

Nagita yang didampuk sebagai eksekutif produser pun turut senang dengan adanya film ini, main film bareng bersama dengan anak dan suami. “Serunya hampir tiap hari ketemu di lokasi syuting. Jadi memang pintar-pintarnya kita atur jadwal untuk Rafathar. Apalagi Rafathar agak kesulitan kalau lihat saya di lokasi syuting, jadi harus ngumpet-ngumpet baru dia mau syuting, seru juga”, ujar Nagita yang akrab dipanggil Gigi ini.

Digambarkan di dalam film ini Rafathar seorang bayi super yang punya kekuatan istimewa merepotkan penjahat bernama Johnny Gold yang diperankan Raffi Ahmad dan Popo Palupi (Babe Chabita). Terlihat juga aksi seru dari Nagita Slavina yang berperan sebagai Detektif Julie dan Ence Bagus (opsir polisi) dalam usaha mereka menyelidiki dan menggagalkan aksi Johnny Gold dan Popo Palupi.

Film ini ingin mengangkat tentang story oriented dimana yang akan diangkat adalah sisi cerita dari film tersebut, bukan hanya CGInya saja. Dengan total 150 layar, hampir dipastikan film ini akan jadi film terlaris di tahun 2017, dan akan tayang mulai tanggal 10 Agustus 2017. Jangan lupa nonton ya guys.. / YDhew

04 Rafathar The Movie YDhewRafathar The Movie (Foto: YDhew)

Wednesday, 10 May 2017 11:08

Raffi Ahmad

Bisnis Tanpa Henti

Aktor yang juga presenter, Raffi Ahmad yang membangun karirnya dari nol saat ini hampir mendulang sukses dimana-mana. Mulai dari iklan sejumlah produk, presenter di berbagai stasiun tv, sampai mencoba bisnis sendiri dengan memproduksi produk fashion, kuliner, furniture, bahkan kosmetik. Bisnis yang digelutinyapun tidak sendirian. Bersama  sang istri Nagita Slavina yang memang sudah terjun di bidang bisnis dengan  memiliki production house sendiri ini selalu sukses di pasaran. Entah sudah berapa banyak pundi-pundi yang dikumpulkan selain profesinya sebagai selebriti tanah air.

Perjalanan karir Raffi dimulai sejak menjadi pemeran pendukung di sinetron pertamanya, “Tunjuk Satu Bintang”, dan baru melejit dalam “Senandung Masa Puber” sebagai pemeran utama bersama Bunga Citra Lestari. Setelah itu, Raffi terus-menerus muncul di sinetron-sinetron dan FTV remaja bahkan film layar lebar.

Karir bernyanyinya diawali oleh Bukan Bintang Biasa (BBB) yang di bentuk oleh Melly Goeslaw di akhir tahun 2006, dari sini jalan makin terbuka untuk Raffi baik karir dan  di bidang aktingpun makin bersinar. Namanya kian melambung setelah masuk menjadi presenter musik tetap Dahsyat bersama almarhum Olga Syahputra.

Eksistensi dan produktifitas Raffi dalam menghasilkan karya baik dari program TV, Sinetron, FTV, Film layar lebar, iklan dan beberapa bisnis yang dikelola Raffi, salah satunya rumah produksi Barometer Lite, membuat salah satu tabloid ternama di Indonesia menempatkan nama Raffi pada posisi ke 4 dari 9 artis Indonesia terkaya 2011.

02 Panaya.ID YDhewPanaya.ID (foto: YDhew)

Rasanya kalau bicara mengenai aktifitas Raffi terutama di bidang bisnis, Raffi hampir tak pernah puas. Selalu ada saja aktivitasnya di dunia bisnis dan juga selalu membuat inovasi baru. Baru-baru ini kembali Raffi melebarkan kembali eksistensinya di dunia bisnis. Bersama dengan rekannya sesama selebriti seperti Kartika Putri, Gilang Dirga, Ruben Onsu, Sarwendah, Nissya Ahmad, Syahnaz Ahmad, Mama Ami Qanita dan Aura Nabilla berbisnis bersama dengan sarana media informasi berbasis internet.

Lewat PANAYA.ID Raffi bersama Nagita Slavina juga mencoba peruntungannya berbisnis di media digital. Bukan hanya itu saja, para selebritis yang mempunyai jutaan follower ini mengajak follower mereka untuk memiliki peluang berbisnis.

“Kita membuat suatu inovasi yang berbeda, follower artis-artis digabungkan semuanya, dan yang memang akan diajak semua follower untuk berjualan dengan kita. Dari pada mereka comment gak jelas, jadi kita mengajak mereka untuk melakukan hal yang positif. Kita cari duit bareng-bareng, ada faedahnya”, ujar Raffi di acara launching PANAYA.ID di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Selasa (9/5).

Produk yang akan dijualpun beragam, seperti  busana, aksesoris, pernak-pernik rumah, dan barang-barang pecah belah terbaik buatan dalam negeri. Jadi, untuk penggemar media sosial yang ingin menambah income silahkan daftar dan bergabung. / YDhew

 

Tuesday, 09 May 2017 17:47

Harmoni 8

Kumpulan Remaja dengan Berjuta Potensi

Mungkin masih banyak yang merasa asing dengan nama Harmoni 8. Wajar saja, karena Harmoni 8 sendiri adalah sebuah group vokal remaja yang kehadirannya juga masih seumur jagung. Tapi jangan juga memandang sebelah mata dengan kemampuan olah vokal mereka.  Para remaja berpotensi ini, awalnya muncul dari ajang Festival Lagu Anak Nusantara (FLAN) yang finalnya digelar  di Tennis Indoor Senayan, 1 November 2011 silam. Saat itu mereka benar-benar masih usia kanak-kanak.

Nah, pada Juli 2016 Musik Hana Midori menggabungkan Muhammad Sofyan (Adek), Jesica Reitanya (Chika), Anastasya Aleta (Aleta), Adinda Shar!na (Adinda), Ardra Putra Dwiyudha (Ardra), Nabila Mutiara Triyandari (Nabila), Moza Legitara (Moza) dan Mika Keiko (Mika). Lewat kelompok vokal Harmoni 8 inilah, mereka mencoba menggebrak dan mengekspresikan potensi yang ada di jalur musik nasional.

Yen Sinaringati selaku produser eksekutif meriliskan album pertama untuk mereka lewat konsep bergaya pop remaja yang danceable. Semuanya dimaksudkan agar dapat dinikmati oleh seluruh level usia. Album ini sendiri digarap oleh Roedyanto Wasito dan berisikan 9 lagu di antaranya 2 lagu yang sengaja diaransemen ulang yakni ‘Dalam Kelembutan Pagi’, serta ‘Kamu’. Untuk lagu lainnya adalah ‘Sahabat’, ‘Kugapai Bintang’, ‘Bintangku’, ‘Kala Berpisah’ (Wakaretakunai), ‘Kitto’, ‘Menggapai Waktu’ dan ‘Dangdut Asyik’ (Goyang Aw).

02 Press Conference Harmoni 8 IbonkPress Conference Harmoni 8 (foto: Ibonk)

Roedyanto sendiri dalam penjelasannya sangat mengapresiasi semangat dan kemampuan menyanyi para personil Harmoni 8 ini. “Saya akui anak-anak ini sangat hebat. Mereka mampu menuntaskan dua lagu dalam satu shift rekaman. Satu lagi yang diluar ekspektasi saya adalah ketika mereka mampu bernyanyi acapela ketika tampil show di kabin pesawat Citilink saat penerbangan Jakarta-Denpasar”.

Bens Leo pun sebagai seorang pengamat musik di tanah air memuji album ini. “Terlebih karena salah satu lagu dalam album ini diciptakan oleh salah satu personelnya. Lagu ‘Menggapai Waktu’, adalah menjadi salah satu lagu unggulan yang diciptakan oleh Muhammad Sofyan (Adek). Ini sesuatu yang spesial, dimana untuk anak seusia itu sudah mampu mencipta lagu," ungkap  Bens Leo.

 “Kami bersyukur karena dibimbing dengan sepenuh hati oleh manajemen Musik Hana Midori, hingga bisa seperti sekarang ini, senang sekali rasanya”, ungkap Adek yang menjadi juru bicara teman-temannya.

Dari tahun 2016-2017 lewat tangan dingin Yen Sinaringati, Harmoni 8 telah membukukan lebih dari 15 panggung nyanyi. Mereka telah manggung dari Mal, Kabin Pesawat hingga pentas Internasional sekelas Java Jazz. Semuanya untuk makin mengasah potensi mereka,

03 Harmoni 8 IbonkHarmoni 8 (foto: Ibonk)

Dalam waktu dekat ini juga, Harmoni 8 juga direncanakan untuk melakukan promo album hingga ke Jepang. Sepertinya ini sudah direncanakan sebelumnya, karena dalam album ini sendiri sebuah lagu berbahasa Jepang berjudul ‘Kitto‘ yang ditulis Yen bersama Mayumi, sahabatnya.

NewsMusik sendiri menganggap bahwa album yang berisikan berbagai macam jenis musik ini cukup berhasil menggali potensi dan ketertarikan mereka secara personil. Sedikit pertanyaan di kepala mengenai pemilihan 2 lagu lawas era 70 dan 80 an juga akhirnya dijawab oleh Roedyanto.

“Walaupun kedua lagu yang diaransemen ulang tersebut memiliki gap yang cukup jauh secara usia dengan anak-anak di Harmoni 8. Namun disini gue berharap mereka mampu untuk memunculkan ruh lagu tersebut. Terlebih  lagu ‘Dalam Kelembutan Pagi’ yang pada era 1977 merupakan salah satu finalis ajang LCCR lewat suara Jockie Soeryoprayogo dan Dhenok Wahyudi”.

Baiklah, semoga apa yang telah dihasilkan oleh para remaja berpotensi ini dapat segera menampakkan hasil. Apalagi secara kualitas, tak ada yang perlu diragukan. Dengar-dengar juga, hampir semuanya memiliki prestasi bagus di bangku sekolahnya masing-masing. Semoga semesta mendukung setiap langkah sukses Harmoni 8, wish you luck!/ Ibonk

Tuesday, 09 May 2017 15:57

Megadeth

Sempurnakan Hammersonic 2017

Pertunjukan sang legendaris yang sangat dinanti-nantikan akhirnya datang juga. Tepat ketika jarum jam menunjukan pukul 23.00 WIB, raungan distorsi suara gitar menjadi jembatan pembuka penampilan Megadeth yang  langgsung terdengar melengking dahsyat di Hammersonic 2017.

Sontak sebahagian besar pengunjung yang tadinya duduk-duduk menunggu, langsung spontan berdiri dan merapat ke depan panggung. “It’s time to wake up, dead!” ajak Dave Mustaine membangunkan semangat penonton agar semakin mengelora. Teriakan itu menjadi awalan dari lagu ‘Wake Up Dead’ yang kemudian menjadi  aksi lanjutan mereka menundukkan panggung.

Kedatangan Megadeth di tahun ini, termasuk juga untuk mempromosikan album terbaru mereka “Dystopia”. Band yang pernah di dapuk meraih Best Metal Performances di Grammy Awards 2017, ini  juga membawakan beberapa lagu hits, diantaranya ‘Sweating Bullets’, ‘She-Wolf, dan sejumlah lagu-lagu lainnya.

02 Megadeth IstimewaMegadeth (Istimewa)

Penonton di depan panggung terlihat padat, namun mereka menyempatkan seluruh ritual yang kerap dihadirkan di panggung metal seperti mengancungkan tangan ke udara dengan penuh energy ataupun head banging.

Tak hanya Megadeth yang tampil dengan penuh energi dan begitu membakar semangat, namun panggung yang didominasi oleh cahaya merah dari layar di belakang panggung utama ini juga turut mendukung suasana. Satu demi satu lagu-lagu gahar koleksi merekapun hadirkan diatas panggung, tak terasa juga hampir semua lagu di album anyarpun tuntas ditampilkan.

Begitulah, walau dimulai ketika jam hampir menyentuh tengah malam, Megadeth cukup sukses dan menjadi band penutup yang sempurna di Festival Hammersonic 2017 Ecopark Ancol, Jakarta Utara. Sampai jumpa lagi di Festival Hammersonic mendatang../ Rizal

 

Tuesday, 09 May 2017 15:43

Hammersonic Fest 2017

Ajang Tamasya Anak Metal

Festival metal terakbar di Indonesia, Hammersonic Fest 2017, kembali digelar untuk keenam kalinya sejak pertama kali diselenggarakan pada 2012 lalu. Mengambil tempat yang sama seperti tahun lalu, Hammersonic kali ini lagi-lagi diadakan di Ecopark Ancol, Jakarta Utara. Band legendaris asal Amerika Serikat, Megadeth menjadi penyaji dalam gelaran keenam ini. Selain super group tersebut, tersaji juga nama-nama band cadas Internasional lainnya yang turut meramaikan Hammersonic Fest 2017, yaitu The Black Dahlia Murder, Whitechapel, Tarja, Abbath, hingga band muda I See Stars.

Sejak awal, tampak ribuan penonton mulai mewarnai Ecopark dengan pakaian hitam-hitam, yang merupakan warna khas para metalhead dalam berfashion. Mereka menikmati berbagai suguhan musik pemicu anggukan kepala, baik dari band lokan dan internasional. Mereka juga sangat memanfaatkan padang rerumputan yang hijau disekitar lokasi untuk bersantai ria istirahat sambil menikmati makanan, minuman, ataupun ngobrol santai dengan teman rombongan mereka masing-masing, sambil menyaksikan band-band yang tampil di atas panggung.

Boleh dikatakan Hammersonic Fest 2017, menjadi tamasya para metalhead juga pengemar musik metal, yang tidak saja berasal dari Indonesia, namun juga dari luar negeri. Menjelang malam penonton tampak tetap enjoy dan santai menuggu penampilan band-band selanjutnya memanaskan suasana panggung baik indoor maupun outdoor.

02 Burgerkill RizalBurgerkill (foto: Rizal)

Tiap tahunnya, Hammersonic menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Perbedaan pada tahun ini terletak pada jumlah panggung. Terdapat 3 panggung yang siap menyuguhkan aksi para pengiat musik metal, yakni “Hammer Stage”, “Sonic Stage”, dan  “Soul of Steel Krisna Sadrach Stage”. Stage terakhit ini merupakan salah satu panggung yang dipersembahkan khusus untuk menghormati almarhum Krisna J Sadrach, vokalis dari band Sucker Head sekaligus founder Hammersonic Festival, yang meninggal pada 2 Agustus 2016.

Pemeriksaan juga cukup ketat dari pihak pengamanan. Antrian yang mengular terlihat di pintu masuk venue. Mau tak mau setiap individu yang ingin menyaksikan acara ini harus m rela antri untuk verifikasi tiket dan body checking. Dari awal juga pihak penyelengara menilai bahwa Ecopark dapat memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Pertimbangan lainnya terkait dengan keamanan 24 jam, bebas pungli, akses masuk area sangat mudah dan parkir aman. Ecopark Ancol juga memiliki fasilitas ATM dan shuttle bus yang dapat memudahkan penonton untuk hadir di Hammersonic Festival. Semuanya akhirnya menjamin pengunjung menjadi happy, menikmati musik metal yang tercipta dari raungan distorsi gitar dan gebukan cepat drum yang selalu membakar adrenalin pengunjung yang hadir./ Rizal

 

Tuesday, 09 May 2017 11:18

JIVVA

Berkisah Tentang Perjalanan Matahari

Pada tahun 2014 silam, adalah Kevin Widaya (vocal), Dimas Wibisana (gitar) dan Ankadiov (bass) yang merupakan tiga musisi yang membentuk JIVVA band. Sampai kini mereka terus memperkenalkan musiknya. Nama band ini sendiri berasal dari kata Jiva yang merupakan bahasa sansekerta yang berarti jiwa, sesuatu yang bersifat abadi & tidak bisa dihancurkan. Mereka menyajikan musik bercorak era 90an ber-genre pop rock, dan dibalut dengan lirik yang sarat dengan kata-kata puitis.

Masuk dalam industri musik, JIVVA memiliki visi untuk menjadi sebuah band yang bisa menciptakan karya musikal yang diterima dan menjadi inspirasi semua pendengarnya. Mereka ingin memberi pesan kepada pendengarnya lewat lirik positif yang terkandung di lagu-lagunya.

Setelah melaju dengan single ‘Matahari’, band ini kemudian menyuguhkan sebuah tur bertajuk #PERJALANANMATAHARI Tour 2017, sebuah pertunjukan musik yang menampilkan sebuah narasi yang berjudul "PERJALANAN MATAHARI: Sebuah Kisah Perjalanan Matahari Mencari Arti Cinta". Pertunjukan ini adalah sebuah perwujudan karya yang ditulis oleh Dimas Wibisana, dipadukan dengan sound effects, music scoring, dan penampilan live dari grup musik JIVVA sendiri.

Kisah ini akan bercerita tentang kisah hidup seorang karakter "Matahari". Sejak awal ia terlahir di dunia yang luas untuk menjadi yang terhebat dan menyebarkan cahaya cinta ke seluruh penjuru bumi. Banyak intrik yang terjadi di tengah perjalanannya , mencari arti cinta dalam kemelut pencarian jati dirinya.

Karakter "Matahari" tersebut sesungguhnya adalah keadaan anak muda (pendengar JIVVA) jaman sekarang, yang menjalani pencarian jati diri sehari-hari dengan berbagai permasalahannya. Baik itu tentang cinta, keluarga, mimpi, dan lain lain. Jalan cerita tersebut akan dibawakan berupa narasi dengan sound effect. Dipadu dengan penampilan satu per satu lagu JIVVA di antara cerita. Sehingga para pendengar bisa memahami pesan dari lagu-lagu JIVVA dan showcase ini menjadi berkesan karena menawarkan sesuatu yang lebih dari sekedar penampilan musik.

02 Perjalanan Matahari IstimewaPerjalanan Matahari (Istimewa)

Christoffer Nelwan, aktor muda yang banyak bermain di "Musikal Laskar Pelangi" dan film-film seperti, "Habibie Ainun", "Rudy Habibie", "Marmut Merah Jambu", "Athirah", dan lain-lain yang ditunjuk sebagai pemeran karakter “Matahari”. Sedangkan karakter "Awan" akan diperankan oleh Alyssa Chairiena.

Cerita berawal dari diciptakannya Matahari oleh Sang Pencipta dengan berbagai perasaan ragu yang berkecamuk di pundaknya. Sang Pencipta menugaskan Matahari untuk menjadi yang terhebat atas segala di bawahnya untuk menyebarkan sebuah kekuatan besar bernama "cinta". Matahari yang saat itu masih kecil dan tak berdaya merasa tidak yakin bahwa ia bisa menyebarkan kekuatan cinta tersebut, karena Matahari sendiri pun tidak tahu apa itu artinya cinta.

Dalam kisah ini, Matahari mulai menjalani hidupnya mencari arti cinta dengan bantuan sahabat-sahabatnya seperti Awan, Tumbuhan, Bintang, Tanah, Air, Udara, dan lainnya. Interaksi, intrik, dan berbagai masalah di antara merekalah yang menjadi proses pendewasaan Matahari.

Matahari yang sesungguhnya adalah refleksi manusia yang hidup di jaman sekarang pun merasakan jatuh cinta, patah hati, cemburu, dan berbagai perasaan manusia lainnya. Cerita ini pun mengisahkan munculnya mitos-mitos pembentukan berbagai peristiwa kehidupan seperti Pagi, Malam, Gerhana, Pelangi, dan masih banyak lagi. Hingga akhirnya, Matahari bisa menemukan apa arti dirinya bersinar terang untuk menyebarkan cinta ke seluruh penjuru bumi.

Jadwal Pertunjukan #PERJALANANMATAHARI
7 Mei 2017 – Malang – Amsterdam Resto, 8 Mei 2017 – Surabaya – Matchbox Too, 9 Mei 2017 – Solo – Double Decker, 11 Mei 2017 – Jogjakarta – TapHouse Beer, 12 Mei 2017 – Semarang – Impala Space, 13 Mei 2017 – Bandung – Troys Café, 14 Mei 2017 – Jakarta – Hatchi. *pertunjukan dimulai pukul 19.00 WIB./ YDhew

 

Monday, 08 May 2017 16:26

Lea Elfara

Bentuk Group Diva Muslimah dan Rilis Album

Lea Elfara adalah penyanyi berdarah campuran Arab dan Chinese. Ia mengawali karir ke dunia tarik suara tanpa sengaja. Tawaran itu datang  ketika Lea begitu biasa dia dipanggil  sedang belajar menekuni bisnisnya. Wanita kelahiran 11 September, 38 tahun yang lalu mengajak sahabat lamanya, Farah untuk membentuk Duo ELFARA dan membuat album religi bertajuk “Kini dan Nanti”.

Dibawah naungan label AA Record, Lea yang memang didasari mencintai dunia tarik suara ini,  mengambil nuansa religi dalam karyanya. Alasannya yang memang ingin mencoba ber-syiar lewat lagu-lagu yang dinyanyikannya. Sejak mengenal dan mengenakan hijab di tahun 2008, Lea mencoba berdakwah dan mengajak sesama muslim untuk lebih mengenal Islam melalui lagu.

Lewat background sebagai model majalah, iklan produk mulai dari permen sampai dengan kosmetik, Lea juga merambah dunia akting, ataupun presenter. Sebetulnya ia juga pernah membuat album anak-anak kala masih belia, namun belum sempat rilis karena belum bisa mengatur jadwal antara bermain, sekolah dan musik.

Sempat vakum cukup lama di dunia tarik suara, di awal tahun 2012 Lea kembali menekuni hobby-nya di dunia tarik suara. Hal tersebut dibuktikan dengan kembali mengeluarkan album yang bertajuk “Cahaya Surga” dan masih dengan tema religi. Semua lagu dalam album ini juga merupakan wujud dari kecintaan dan rasa syukurnya terhadap sang pencipta. Albumnya yang pertama dan kedua bukan saja dijual di Indonesia, tetapi juga dijual ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Australia dan Arab Saudi.

02 Lea Diva Muslimah YDhewLea & Diva Muslimah (Foto: YDhew)

Sukses membawakan lagu ‘Cinta Ilahi’ bersama dengan Mustafa Debu, kini Lea menggarap single yang bertajuk ‘Wanita Mulia’ . Tunggalan yang diciptakan oleh Haqi dengan musik yang aransemen oleh Ardy Butto ini dimaksudkan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Tal hanya itu,  juga sebagai lagu tema pada acara Muslimah Universe yang akan diselenggarakannya nanti.

Lagu ini merupakan kisah tentang perempuan yang diciptakan oleh Allah dengan pribadi yang mulia, seorang perempuan harus kuat dan diciptakan untuk mengabdi kepada Allah dengan beribadah dan menjauhkan diri dari segara dosa.

Dirilisnya lagu ini sekaligus juga dibentuknya group Diva Muslimah dengan mengajak wanita muslimah yang berprestasi di bidangnya masing-masing, seperti Rara Tarmizi (Musisi dan Pemenang AMI Award 2016), Lia Firdaus (World Muslimah 2016) dan Shakurah Debu (American Violinist).

“Semua yang masuk ke dalam group Diva Muslimah ini adalah wanita-wanita muslim yang memang bertalenta di bidangnya masing-masing dan tentu saja bisa bernyanyi. Saya berharap lagu ini bisa diterima baik di Indonesia maupun diluar negeri”, jelas Lea di sela pengambilan gambar video klip, Sabtu (6/5) kemarin di Studio Gaharu, Jakarta.

03 Pengambilan gambar video klip Wanita Muslimah YDhewPengambilan gambar video klip Wanita Muslimah (Foto: YDhew)

Lagu yang menggunakan lirik bahasa Inggris ini, selain sebagai tema dari Muslimah Universe lagu ini diharapkan juga bangsa lain dapat mengerti apa artinya wanita muslimah. Setelah single ini rampung Lea bersama dengan Diva Muslimah akan membuat album dalam waktu dekat ini. Album tersebut nantinya akan berisi lagu-lagu yang pernah hits yang pernah dibawakan oleh Lea.

“Buat aku senang, make something different, Lagu ini aku buat seperti musiknya Debu. Terinspirasi juga dari Maher Zain, Dia lebih internasional, jadi dari bangsa apapun bisa mendengar. Aku ingin buat seperti itu. Lalu aku ajak Shakurah Debu, selain dia berpotensi dia juga berasal dari Amerika artinya ada perwakilan dari Negara luar sehingga membuat kita berbeda”, ungkap Lea menutup acara pada hari itu./ YDhew

04 Lea Rara YDhewLea & Rara (Foto: YDhew)

Page 13 of 121