Monita Tahalea Foto-foto dionM

Monita Tahalea

Cantik, Rupawan...Suaranya

Monita Angelica Maharani Tahalea. Rupawan. Tinggi semampai. Yang lebih nikmat membicarakan perihal musiknya. Bahwasanya,ia memang bertolak dari pijakan dasar, Indonesian Idol 2005, season ke-2.

Menjadi Idol, adalah hari yang sudah lewat, tentu saja. Syukurlah, ia tetap meneruskan karir menyanyinya. Memantapkan langkah kakinya di dunia musik. Terus, sampai hari ini. Dan talentanya mengangkat namanya.

Ia menjadi salah satu penyanyi muda, yang tak cuma cantik belaka, tapi memiliki modal suara yang lumayan baik. Pilihan musiknya juga terasa kian tegas. Soalnya, dua album sudah ia rilis lho.

Dream, Hope and Faith, diproduseri oleh Indra Lesmana.Itu adalah debut albumnya, yang dirilis 2010 silam. Dan menyusul, Song of Praise, kembali Indra Lesmana menjadi produsernya. Album keuanya, dengan musik oleh grup musik tetapnya, The Nightingales, dirilis beberapa waktu silam di tahun 2013 ini.

Mon, kamu suka nonton film? Suka juga. Paling ga, seminggu sekali nonton deh. Saya suka, Charlie Chaplin, celotehnya riang. Kalau onton musik? Ia menjawab langsung, suka banget. Itu sering, terutama di kafe. Lebih sering di Red & White Lounge, sebuah jazz-cafe yang homy, yang dikelola Indra dan istrinya, Hanny “Honhon” Lesmana.

Monita menyebut Billy Holiday, Norah Jones dan Eva Cassidy sebagai penyanyi favoritnya sejak lama. Ia juga menyebut lancar, musisi atawa band idolanya, The Beatles, Sixpence None The Richer, The Civil Wars. Lalu, Kayon. Eh Kayon? Oho. Dan Funky Thumb.

Funky Thumb-nya Yance Manusama? Ia tersenyum lebar dan dengan nada ceria menjawab, “Iya. Band itu asyik banget. Soul dan funk yang rame dan seru. Bikin kita yang nonton ngegoyang. Oom Yance memang keren banget, terutama untuk funk!”

Kamu suka funk? Iya, jawabnya yakin.Tapi musik di dua albummu, lebih cenderung dominan pada musik down-tempo. Maksudnya, tidak terlalu nge-beat. Tapi, terus terang, kamu bagus juga begitu.

“Saya dengerin semua musik kok. Tapi funk, soul itu memang asyik. Saya pengen juga sesekali menyanyikan secara funk, mengajak orang bergembira, seneng-seneng, goyang.” Tambahmu lagi, tapi musik di album memang begitu. Arahan oom Indra lebih ke arah sana. “Saya suka dan nyaman kok. Enak banget. Kerjasama dengan musisi sekaliber Indra Lesmana itu menyenangkan.”

Dan ditambah dengan kelompoknya sekarang, The Nightingales, bersama para musisi muda berbakat. “Mereka membuat saya makin bertumbuh dengan baik dalam karir musik dan menyanyi saya,”ucap Monita.

MonicaTahaleaFoto2

Ia lantas juga menyebut nama, tante Margie Segers. “Saya kagumi beliau. Tante Margie itu sangat bluesy dan soulful. Ga ada tandingannya ya? Penghayatan dan bernyanyi dengan daleeemmm gitu, wah...asyik banget lihat beliau menyanyi,”cerita Monita lancar.

Diem-diem, Monita juga suka nonton sepakbola. Ia dulu penggemar Inggris dan juga liga-nya. Tak heran,pemain favoritnya, Steve Mc Manaman. Tapi sekarang ia juga suka, Fernando Torres. Jadi, pindah ke Spanyol? Tapi Torres mainnya di Chelsea, EPL kan? Ya,tapidia juga pemain depan timnas Spanyol. Denger-denger, kamu bergeser mulai menyukai Barcelona, iya ya? Kenapa? Monita Cuma senyum lebar.... .

Anak kedua dari 8 bersaudara, dari orang tua, Ir.Johnny Alexander Tahalea dan ibu, Brigitta Margareth Rose Tahalea. Ayah Maluku, Ibu Kawanua. Jadinya, perpaduan yang membentuknya jadi penyanyi rupawan, tapi bersuara nyaman... Ia kelahiran Jakarta, 21 Juli 1987. Tingginya, lumayan lho, 169cm. Sementara berat badannya, 54 kg.

Sejauh ini pengalamannya antara lain, ikut terlibat dalam beberapa rekaman. Seperti, menyanyi,’Satu Kata’ berdua dengan Andre Hehanusa, dalam album Andre Hehanusa, Secret Love tahun 2005. Setelah ia terlibat dalam album kompilasi Indonesian Idol Season-2, album seri Cinta. Ia menyanyikan, ‘Keliru’ yang dipopulerkan Ruth Sahanaya.

Ia juga mendukung rekaman album Kemenangan Hati dari Yovie Widianto, membawakan, ‘Kekasih Sejati’ dan ‘Selingkuh’. Album itu diedarkan tahun 2007. Setahun kemudian, mendukung album kompilasi Indra Lesmana, Kembali Satu. Ia membawakan, ‘Dibatas Mimpi’.

Selain itu, mendukung album Hook (Barry Likumahuwa, Ivan Saba, Jonas Wang) berjudul, Limited Edition. Ia kebagian membawakan lagu, ‘A Song’.Dan masih di dua tahun silam itu, ia juga membawakan ‘Wish My Baby’ karya Benny Likumahuwa, dalam album solo Benny Likumahuwa bertajuk, Like Father Like Son.

Monita juga senantiasa menyediakan waktunya untuk Tuhan. Ia bergiat juga di kegiatan musik pelayanan di gereja. Baik keliling Indonesia, bahkan sampai luar negeri. Ia sempat membantu pula album Natal, Barry Likumahuwa di tahun silam. Ia menyanyikan,’ Gita Sorga Bergema’, di album tersebut.

3

Menurut Monita, album solo terbarunya, memuat beberapa materi yang juga nantinya menjadi materi album Natal miliknya. Ia berencana merilis album Natal, di penghujung tahun 2011 ini.

Dan itulah Monita Tahalea. Paling bijaksana adalah, talenta bagusnya ada baiknya diberikan jalan dan “kemudahan” untuk terus berjalan dan...”berbunyi”. Menghibur semua orang, menyegarkan terus juga hati si penyanyi. God Bless You, Monita! /dM

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found