SIA Foto-foto Istimewa

SIA

Maker Dari Benua Australia

Terlahir dengan nama Sia Kate Isobelle Furler pada tanggal 18 Desember 1975 di Adelaide, Australia ini dan dunia mengenalnya hanya dengan nama Sia. Perempuan yang telah aktif berkarir sebagai penyanyi sejak 1993 ini telah banyak menorehkan prestasi di dalam karirnya.

Bayangkan saja, penyanyi yang berasal dari Australia yang mengambil spesialis musik pop, downtempo dan jazz ini, beberapa kali meraih penghargaan. Pada tahun 2000, singlenya ‘Taken for Granted’ masuk dijajaran Top 10 UK. Lalu pada 2008 silam, albumnya yang bertajuk Some People Have a Real Problems mencapai anak tangga ke 30 di peringkat musik Billboard 200.

Tak hanya single dan albumnya, lewat penghargaan ARIA Music Awards pada 2009 mengantongi kemenangan dalam kategori Best Music DVD. Dalam ajang yang sama pada 2010 lalu mendapatkan penghargaan sebagai pemenang di Best Independent Release, Best Pop Release untuk album We Are Born dan penghargaan sebagai Best Video untuk lagunya yang berjudul ‘Claps Your Hands’.

Lewat aksen Australianya yang unik, pernah tampil dalam orkestrasi Romeo & Juliet pimpinan Sergei Prokofiev. Dikarenakan hal tersebut, dirinya juga bisa tampil dalam acara Jo Whiley’s Radio 1 Show. Album debutnya sendiri yang berngaran Healing is Difficult mendapat julukan ‘The Next Big R&B Thing’. Pujian lain yang pernah didapatnya takkala dirinya menjadi vokalis Zero 7 yang dimotori oleh 2 musisi downtempo asal Inggris, Henry Binns dan Sam Hardaker lewat salah satu album mereka yang berjudul Simple Thing.

Sia menamatkan SMA nya di Adelaide High School pada tahun 1994. Darah seni memang mengalir kuat dalam darahnya. Ayahnya Phil B. Colson adalah seorang musisi dari beberapa band lokal seperti Foreday Riders, Rum Jungle, Fat Time, Jump Back Jack dan Mount Lofty Rangers. Sedangkan ibundanya, Loene Furler merupakan seorang penyanyi, musisi dan dosen di bidang seni. Keduanya juga termasuk anggota rockabilly band di Adelaide yang bernama The Soda Jerx. Sia juga merupakan keponakan dari Kevin Colson, seorang penyanyi dan aktor di Inggris.

Sia
Foto - foto Istimewa

Dalam kehidupan nyata, penyanyi yang pada masa mudanya sangat terpengaruh dengan gaya mimik dari Aretha Franklin, Stevie Wonder ataupun Sting ini ternyata pernah memiliki sejarah kelam. Bayangkan saja, ia hampir kehilangan nyawanya karena depresi hebat. Gaya hidupnya pada masa itu, sangat bergantung pada minuman keras dan narkoba.

Dirinya sempat menulis catatan sebelum dia hampir menghilangkan nyawanya sendiri “Aku telah bunuh diri dan aku tak ingin kalian bersedih melihat jasadku," tulisnya.

Beruntung saja dalam keadaan genting tersebut, ia mengurungkan niatnya. Seorang temannya menelepon Sia dan berkata bersedia mengantarkannya untuk menjalani masa rehabilitasi. Kini Sia telah menjadi pribadi yang lebih positif dengan karya-karya yang menarik. Ia bahkan mengaku lupa dengan sosok dirinya sendiri di masa lalu.

"Tak ada temanku yang mengira bahwa dulunya aku seorang alkoholik, begitu juga aku," ungkapnya.

Sia Istimewa 02
Foto - foto Istimewa

Banyak lagu-lagu hits dari penyanyi populer dunia ditulis olehnya, contohnya lagu ‘Wild Ones’ yang mengantarkan Flo Rida meraih nominasi sebagai Best Rap/ Sung Collaboration dalam penghargaan Grammy Awards 2013. Lalu single ‘Titanium’ dan ‘She Wolf’ dalam album David Guetta. Ne Yo dengan singlenya ‘R.E.D’, Rita Ora dengan singlenya ‘Radioactive’, ada juga lagu ‘Diamonds’ dari Rihanna yang semakin mengukuhkannya di puncak penyanyi terpopuler. Yang sangat bergantung dengan karyanya adalah Christina Aguilera, sebutlah single ‘All I Need’, ‘You Lost Me’, ‘I Am’, ‘Lotus’ dan ‘Blank Page’ adalah karya-karya Sia.

Jangan ditanya lagi dengan nama-nama Celine Dion, Ke$ha, Britney Spears, Alexis Jordan, Afrojack, Beyonce dan Shakira. Mereka semua antri untuk menyanyikan lagu ciptaan hits maker ini. Kontribusi terbaru SIa terakhir adalah ikut menuliskan lagu resmi Piala Dunia 2014 di Brazil, ‘We Are One (Ole Ola)’ bersama dengan Lopez, Leitte, Pitbull, Thomas Troelsen, Daniel Murcia, Sia Furler, Lukasz "Dr Luke" Gottwald, Henry "Cirkut" Walter dan Nadir Khayat.

Sia Istimewa 03
Foto - foto Istimewa

Begitulah, dewi fortuna sepertinya masih cukup lama menaungi dirinya. Tercatat sudah 7 album dia telurkan, sebutlah Only See (1997), Healing Is Difficult (2001), Colour the Small One (2004), Some People Have Real Problems (2008), We Are Born (2010) dan 1000 Forms of Fear (2014).

Dalam album terakhirnya yang di rilis pada 4 Juli 2014 kemarin ini, ada sebuah single unggulan yang berjudul ‘Chandelier’. Ia mengatakan bahwa dirinya bisa saja memberikan lagu barunya tersebut kepada Beyonce atau Rihanna. Namun akhirnya ia memilih untuk menyanyikan sendiri lagu tersebut.

Sia mengakui lagu itu ditulis “tidak sengaja”. Lagu tersebut tiba-tiba muncul begitu saja ketika ia dan temannya, Jesse Shatkin tengah jamming di studio.

“Saya memainkan piano, dan Shatkin bermain marimba dan lagu itu tiba-tiba saja muncul.” tutupnya/ Ibonk

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found