The World Police Band Concert

Ketika Polisi Unjuk Kebolehan Bermusik

The World Police Band Concert (TWPBC) adalah sebuah acara pertunjukan musik bertaraf internasional yang diikuti oleh band kepolisian dari berbagai negara. Tujuannya untuk menciptakan perasaan aman dan tentram bagi seluruh masyarakat dunia. Sejauh ini telah diikuti oleh 14 negara.

TWPBC pertama kali diselenggarakan pada tahun 1996 dan kini telah digelar selama 18 kali. Untuk gelaran ke-delapan, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah. Setelah minggu (01/09) pagi melakukan parade di sepanjang Monas dan Jalan Thamrin yang disaksikan oleh ribuan orang, puncaknya adalah di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki pada Senin (02/09) malam.

polisi

Band Polisi yang berpartisipasi kali ini adalah Tokyo Metropolitan Police Band, Vietnam Police Band, Seoul Metropolitan Police Band, New York City Police Department Band, dan Cenderawasih Marching Band Akademi Kepolisian Republik Indonesia.

Tokyo Metropolitan Police Band tampil membawakan 4 komposisi dengan salah satunya adalah sebuah lagu rakyat Jepang, ‘Warabe Uta’. Dilengkapi pula dengan beberapa penari yang beratraksi memainkan tongkat yang berhiaskan bendera.

Vietnam Police Band pun tak ketinggalan membawakan lagu rakyat tradisional Vietnam, seperti ‘Full Moon Night Festival’. Kali ini tak ada penari yang beraksi dengan bendera. Namun mereka mempermanis dengan sepasang penyanyi serta sebuah alat musik tradisional yang di Indonesia menyerupai kulintang.

polisiAksi Seoul Metropolitan Police Band malah semakin meningkatkan tensi pertunjukan. Mereka menambahkan dengan 5 orang yang memainkan perkusi tradisional. Tidak hanya itu, gimmick seru pun disertakan berupa aksi salto layaknya pemain akrobat dan permainan keseimbangan.

Setelah sempat rehat sejenak, penonton menikmati suguhan komposisi oleh New York City Police Department Band. Mereka membagi pentas dalam tiga babak. Babakpertama tampil full band dengan mengajak penonton bernostalgia dengan tiga komposisi, dimana dua di antaranya adalah gubahan raja film score, John Williams.

Babak kedua, hanya perkusi yang beraksi dengan beratraksi solo. Dan akhirnya di babak ketiga, brass section mengambil alih ditambah oleh bass, gitar dan drum membawakan lagu-lagu antara lain milik Bruce Springsteen dan Bruno Mars.

Tuan rumah, Cenderawasih Marching Band Akademi Kepolisian Republik Indonesia, didaulat sebagai penutup The World Police Band Concert ke-18 ini. Ada medley lagu-lagu daerah dan dangdut. Dilengkapi dengan sekilas tarian daerah mewakili komposisi lagu daerah yang tengah dibawakan. Sedangkan sebagai pelengkap, dibawakan lagu dengan tempo lambat, seperti Untuk Ku (Chrisye), I’ll Be There (Jackson 5) dan One Day In Your Life (Michael Jackson).

Ternyata aksi tuan rumah bukanlah penutup. Sebagai puncaknya, seluruh peserta diundang ke atas panggung untuk berkolaborasi. ‘Bengawan Solo’ dibawakan dengan kompak dan harmonis dalam acara yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-55 persahabatan Jepang – Indonesia dan hubungan diplomatik Jepang – ASEAN ke-40. /yoseR

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found