Solidaritas 80

Kangen-Kangenan Queen-Queenan

Sebenarnya, Kadri sudah lama kepengen banget jadi anggota kita. Dan baru belakangan ini aja, kita terima….canda Tony Wenas dari balik keyboardnya di atas panggung. Kadri, yang disebut hanya senyum lebar, lalu iapun melantunkan, ‘Is This the World We Created’. Salah satu ballad yang lumayan jadi hits, dari album the Works yang diedarkan tahun 1984.

Tony adalah pentolan, kibordis dan vokalis utama, kelompok musik Solid 80. Grup ini sedari awal, ya keluar seputaran 1980, memang menetapkan jalur mereka sebagai kelompok yang keukeuh jadi cover-band dari Queen. Kalau Queen, yang berdiri tahun 1970 dengan Freddy Mercury, Roger Taylor, Brian May dan John Deacon, cukup berempat saja. Maka Solid tampil Solid u illustrasi1“kroyokan” euy. 9 personil, bahkan sekarang 10!

Solidaritas

Kadri Muhammad memang bisa dibilang, “anggota termuda” dari kelompok ini. Dan hanya Kadri yang beda angkatan, angkatan 1982. Sementara ke-9 personil lain semua adalah angkatan 1980 di Fakultas Hukum-Universitas Indonesia. Selengkapnya mereka adalah, selain Tony dan Kadri, ada Kurnia Wamilda Putra (Emil, vocal), Hendrasli Sulaiman (A’a, bass & backing vocal), Setiawan Adi (rhythm guitar), Boyke Sidharta ( Boy, vocal), Edi Nugroho (Acing, vocal) dan Glenn Tumbelaka (drums dan backing vocal). Didukung pula oleh adik dari Tony, Jodi Wenas (vocal) serta gitaris utama, Noldy Benyamin.

Menarik, melihat polah tingkah belakang layar mereka. Kadri Muhammad, selama ini dikenal sebagai vokalis utama kelompok Makara. Grup progressive-rock itu, beredar namanya beberapa tahun setelah Solid 80 muncul. Makara, yang mengedepankan vokalis Kadri dan Harry Mukti, yang sekarang menjadi ustadz itu, sebenarnya relatif lebih dikenal saat itu. Tapi bukan berarti pula, Solid 80 kalah populer.

Menurut Emil, secara becanda bilang begini, Memang Makara itu bagus, tapi Solid lebih beruntung. Kadri menimpali, “Bener juga. Makara lebih sering muter-muter keliling ke berbagai kota. Tapi Solid biar hanya terbatas, lebih banyak di Jakarta saja, eh fansnya banyak banget…!”

Kemarin ini, di akhir pekan bertempat di Stingray Lounge-Jakarta, mereka tampil dengan formasi “terlengkap” karena datangnya Acing. Acing ini sudah 19 tahun menetap di London, dan ia mengaku sudah agak jarang menyanyi. “Yang paling berasa emang nafas, dan eh banyak juga lirik yang udah rada lupa…!”

Penonton lumayan banyak, dan tentu saja sebagian besar di antaranya adalah teman-teman mereka se-angkatan. Selain itu, ada juga kerabat dekat dari para personil Solid 80 itu. Alhasil, bukan sekedar menjadi Konser Solidaritas 80 – Solid 80 Reunion di tapi juga reuni kecil angkatan. Sekaligus reunion Solid 80 dengan para fans-nya dulu semasa kuliah.

Dan Kadri memang termuda. Walau mustinya, tidaklah kalah populer ya? tapi, memangnya Kadri beneran pengen banget jadi anggota Solid 80? Kadri cuma tersenyum lebar dan Emil serta Tony mengatakan, “Ah, dia lumayan membantu kok. Kita terima juga karena dia anak yang baik dan soleh…” /dM

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found