Michael Bolton

Nostalgia Mengandalkan Lagu Daur Ulang

Michael Bolton telah berkarir selama 40 tahun dan telah merilis 17 album studio sejak tahun 1975, sudah dipastikan memiliki banyak lagu yang bisa dipilih untuk dibawakan. Apakah membawakan seluruhnya lagu baru atau lawas, atau perpaduan keduanya.

Ketika menggelar konser bertajuk An Evening With Grammy Winner yang digelar di The Kasablanka, Kota Kasablanka, Jakarta, pada Selasa (02/06) malam, penonton pun menyimak dengan baik lagu-lagu yang dibawakannya. Bahkan seperti yang dipinta oleh Bolton, penonton pun ikut menyanyi dan tak lupa mengabadikan dengan gawai masing-masing. “Kita akan kembali ke masa lalu. Menyenangkan bukan bisa kembali ke masa lalu?,” ujar penyanyi yang telah menjual sekitar 75 juta kopi album di seluruh dunia ini.

Diawali oleh ‘To Love Somebody’ yang dipopulerkan pertama kali oleh The Bee Gees pada tahun 1967, selanjutnya seolah penonton digiring terus ke masa lalu. Memasuki era Motown dengan lagu milik Marvin Gaye, soul (Otis Redding) sampai dengan delta blues (Robert Johnson). Tentu semua telah malih rupa disesuaikan dengan karakter vokal dan musik Bolton.

Dari 15 lagu keseluruhan lagu yang dibawakan malam itu, lebih dari separuhnya adalah lagu daur ulang. Semuanya tersebar dimuat di beberapa album miliknya. Tapi tenang saja, lagu-lagu lawas itu cukup akrab di telinga. Khususnya lagu yang awalnya dipopulerkan oleh Percy Sledge di tahun 1966, ‘When A Man Loves A Woman’, serta membuahkan Grammy untuk Bolton.

Michael BoltonFoto - foto ibonK

Lalu, bagaimana penonton, khususnya yang hanya mengenal lagu populer Bolton, mengetahui mana lagu itu kategori lawas atau bukan? Bolton di tiap lagu selalu memberikan penjelasan singkat sebelum menyanyikannya. Sehingga penonton sedikit terbantu dan mengetahui asal muasal lagu.

“Banyak orang yang lebih mengetahui lagu ini dianggap milik Adele. Padahal penyanyi dan penulisnya adalah Bob Dylan,” terang Bolton sebelum menyanyikan ‘Make You Feel My Love’. Lagu ini pertama kali dinyanyikan oleh Billy Joel yang “mencuri” start dua bulan sebelum Dylan merilisnya sebagai single di tahun 1997.

Entah apa alasannya sehingga Bolton lebih memilih menghiasi konsernya dengan didominasi lagu-lagu lawas daur ulang. Padahal lagu miliknya sendiri bahkan juga melibatkannya sebagai penulis lagu, juga tak kalah bagusnya.

Simak saja ‘How Can We Be Lovers’ yang ditulisnya keroyokan bersama Diane Warren dan Desmond Child. Atau lagu yang ditulisnya bersama Bob Dylan, ‘Steel Bars’. Jangan lupakan pula ‘Said I Loved You...But I Lied’ yang sempat didaur ulang olehnya duet bersama Agnes Monica untuk album Gems - The Duets Collection pada tahun 2011 edisi Asia.

Membahas tentang duet, di konser yang digelar oleh Establish Event ini Bolton berbagi panggung dengan dua penyanyi perempuan. Pertama adalah Anggun. Mereka bersama-sama menyanyikan lagu yang ditulis oleh Bolton namun pertama kali dibawakan oleh Laura Branigan, “"How Am I Supposed to Live Without You”.

“Saya sudah sangat banyak menjalani tur dan saya sadar bahwa menyanyikan lagu duet tapi sendirian itu rasanya kesepian,” ungkap Bolton sebelum mengenalkan rekan duet berikutnya, Amanda Brown.

03 Anggun IbonkFoto - foto ibonK

Bersama jebolan The Voice itu Bolton menyanyikan ‘Make You Feel My Love’ dan ‘The Prayer’. Sebelum akhirnya Bolton silam sejenak untuk mempersilakan Brown menyanyikan sendiri tiga lagu berturut-turut.

Menyimak Bolton yang lebih memilih menghiasi konser dengan lagu-lagu lawas seolah tengah menapak tilas perjalanan karirnya. Perjalanan yang sempat mencicipi delapan album termaktub dalam deretan Top 10. Sebelum akhirnya harus menerima kenyataan bahwa album-album berikutnya semakin menurun penjualannya. /yoseR

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found