Achmad Albar & Ludwig Lemans Achmad Albar & Ludwig Lemans (Istimewa)

Achmad Albar & Ludwig Lemans

Pasangan Penuh Ambisi

Di puncak popularitasnya Achmad Albar nekad meninggalkan Clover Band untuk pulang kembali ke Indonesia, Ia pun mengajak Ludwig Lemans ikut ke Jakarta, Padahal gitaris Clover Leaf kelahiran Surabaya itu baru beberapa bulan bergabung. "Saya sudah 12 tahun di Belanda, kini saatnya saya pulang ke Indonesia untuk berkarya di negeri tercinta," kata Albar penuh semangat.

Berikut obrolan santai bersama Achmad Albar dan Ludwig Lemans beberapa hari setibanya mereka berdua di Jakarta  di pertengahan bulan Januari 1973.

Apa sebabnya meninggalkan Clover Leaf, padahal anda baru menembus tangga lagu hits Belanda lewat lagu ‘Don't Spoil My Day’ menyusul kemudian di Belgia dan Jerman.

Achmad Albar: Seperti yang saya katakan tadi bahwa saya ingin berkarya di negeri tercinta yang sudah lama ditinggalkan. Saya ingin punya grup sendiri dengan musisi-musisi hebat negeri sendiri.

Ludwig Lemans: Indonesia merupakan rumah kedua, karena saya lahir di Surabaya. Saya ikut Albar karena saya percaya pada kemampuannya untuk membentuk grup baru yang lebih hebat dari Clover Leaf.

Clover Leaf di bentuk anda bersama musisi-musisi Belanda. Dengan pulangnya anda ke Indonesia, apakah Clover Leaf terus bubar?

Achmad Albar: Jujur saya katakan Clover Leaf band hebat, Saya sedih juga meninggalkannya. Sata bilang ke teman-teman untuk tetap melanjutkan perjalanan Clover Leaf dengan vokalis dan gitaris baru.

Ludwig Lemans: Clover Leaf tidak bubar, teman-teman menunggu saya kembali ke Belanda karena saya hanya 1 tahun di Indonesia".

Bagaimana perkembangan dunia musik di Belanda?

Achmad Albar: Perkembangannya cukup maju tak kalah dengan di Inggris dan Amerika. Lihat saja band-band seperti Golden Earrings, Focus ataupun The Cats sudah menembus dunia internasional.

Ludwig Lemans: Saya bangga dengan perkembangan musik di Belanda. Nomor dua setelah Inggris. Sekalipun band-band Inggris banyak yang ngamen di Jerman.

02 God Bless IstimewaGod Bless (Istimewa)

Pengalaman apakah yang berkesan selama berada di Belanda?

Achmad Albar: Ketika saya ikut band Take 5 langsung ikut festival musik, dan saya menjadi vokalis terbaik. Padahal banyak penyanyi-penyanyi Belanda yang lebih bagus, disitu saya bertekad untuk bisa terkenal kekancah musik internasional.

Ludwig Lemans: Jawabannya agak klise, tapi saya harus mengakuinya bahwa saya cuma gitaris biasa. Lalu diajak Albar ikut Clover Leaf, sehingga saya dikenal banyak orang. Tapi itulah pengalaman yang paling membanggakan dalam hidup saya.

Apa rencana anda berdua selanjutnya?

Achmad Albar: Saya ingin membentuk grup baru dengan musisi-musisi Indonesia. Saya bertekad untuk membawa grup baru itu untuk menembus blantika musik mancanegara. Itu ambisi saya yang paling utama.

Ludwig Lemans: Kesannya saya cuma mengekor kemana Albar pergi, karena saya yakin kemampuan Albar untuk membuat grup baru yang lebih hebat dari Clover Leaf.

Sudah lihat band apa saja di Indonesia?

Achmad Albar: Saya baru lihat The Rollies saja. Mereka bermain sangat kompak dengan penyanyinya yang penuh enerjik dan berambut kribo seperti saya. Saya dengar ada AKA, Trencem, Rhapsodia dan lainya, Tapi saya belum lihat konser mereka.

Ludwig Lemans: Sama seperti Albar saya baru lihat The Rollies, mereka luar biasa. Kalau ada di Belanda, mereka pasti terkenal keseluruh daratan Eropa sampai ke Inggris. Penyanyi yang berambut kribo itu bakal menjadi saingan terberat Albar.

Apa kelebihan Ludwig Lemans sehingga harus mengajak dia ke Indonesia?

Achmad Albar: Dia sudah seperti bagian hidup saya di musik. Selain permainan gitarnya luar biasa, LeMans bisa membuat sebuah aransemen musik yang membuat lagu itu lebih asyik terdengar. Feeling nya sangat kuat, dan yang terpenting kita berdua sudah menyatu.

Ludwig Lemans: Albar memiliki cita rasa bermusik yang berkelas, yang tidak dimiliki penyanyi-penyanyi di Belanda. Saya yakin grup baru yang mau dibentuk nanti bisa jauh lebih hebat.

03 God Bless IstimewaGod Bless (Istimewa)

Siapa saja yang anda ajak untuk bergabung dan apa nama band nya?

Achmad Albar: Saya belum punya bayangan siapa saja yang saya ajak bergabung. Saya tidak mungkin mencomot pemain yang sudah bergabung, karena saya tak mau dituduh sebagai perusak. Untuk nama bandnya juga belum terpikirkan. Kalau punya punya ide nama band yang bagus, pasti saya terima.

Ludwig Lemans: Saya ikut apa kata Albar, he's the boss.... Kalau nama bandnya, saya suka The Balls.... singkat dan mudah diingat.

Terakhir apa sih anda berdua?

Achmad Albar: Saya ingin punya band yang tangguh yang bisa menembus dunia musik internasional, untuk membuktikan ke dunia bahwa Indonesia juga punya band hebat.

Ludwig Lemans: Lagi-lagi saya hanya bisa “follow him”. Apapun maunya Albar pasti saya dukung. Sebagai orang Belanda kelahiran Indonesia saya juga bangga suatu saat bisa menembus dunia internasional. Rasanya itu wajar bagi seorang yang punya ambisi.”/ Buyunk

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found