Dara Puspita Dara Puspita (Istimewa)

Dara Puspita

3 Tahun 4 Bulan Mencari Popilaritas

Kita sudah selayaknya bangga terhadap prestasi Dara Puspita, sebab mereka adalah band wanita Indonesia pertama yang berhasil menembus blantika musik dunia di London. Apalagi Dara Puspita merupakan salah satu band wanita dari 180 band wanita yang tercatat di bursa musik internasional.

Pada akhir Desember 1971, Dara Puspita kembali ke tanah air setelah berkelana di daratan Eropa dan Inggris setelah 3 tahun 4 bulan. Banyak sekali perubahan yang terlihat, salah satunya cara dandanan mereka yang lebih seronok dibandingkan saat mereka berangkat ke Eropa. Yang tak hilang adalah keramahan Titiek AR, Lies AR, Titi Hamzah & Sussy Nander.  

Mereka berempat tetap hangat menerima para wartawan yang ikut menyambutnya. Berikut ini obrolan santainya bersama Dara Puspita,

Lagu apa saja yang kalian rekam selama berada di Eropa?
Cukup banyak, antara lain ‘Welcome To My House’, ‘In Believe in Love’, ‘Dream Stealer’, ‘Ba Da Da Dum’. Semuanya ada di album-album Dara Puspita.

Pada lagu ‘Ba Da Da Dum’ terdengar suara iringan musik orkestra
Ya betul, kami lupa namanya. Mereka adalah musisi profesional yang pernah ikut membantu rekaman The Beatles.

Selama berada di Eropa, apakah pernah menjadi band pembuka sebuah grup terkenal?
Kami pernah mendampingi konser War Horse dan beberapa grup papan bawah. Ada kebanggaan bisa menjadi band pembuka.

Apakah pada saat menjadi band pembuka, Dara Puspita main sendiri memainkan lagu-lagu orang lain atau lagu-lagu sendiri?
Jelas kami memainkan lagu-lagu Indonesia dulu, karena itu merupakan salah tujuan Dara Puspita, pergi ke Eropa untuk memperkenalkan bahwa Ini lho lagu Indonesia. Setelah itu baru kita mainkan lagu-lagu hit dari Deep Purple, Black Sabbath, Grand Funk Railroad, Ten Years After, Uriah Heep, dan lain-lain.

02 Dara Puspita Bilbao 1971 IstimewaDara Puspita Bilbao - 1971 (Istimewa)

Saat berada di London, pernah show dimana saja?
Di Olympia Hall, dan di Revolution Club. Kami mencoba main di Marquee atau 100 Riffles, tapi persaingannya ketat untuk bisa main disitu.

Kabarnya Dara Puspita pernah mendapat kesulitan saat berada di London.
Ya benar sekali, buat musisi asing peraturannya ketat sekali. Di London ada Artist Union semacam persatuan artis, penyanyi dan band, kalau belum terdaftar bisa dianggap liar. Dan untuk bisa menjadi anggota banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

Apa pandangan mereka terhadap Dara Puspita?
Mereka bilang kami datang terlalu pagi, perlu waktu 5 sampai 6 tahun untuk bisa menembus London, sedangkan kami baru 3 tahun beberapa bulan saja.

Apa yang kalian rasakan selama 3 tahun melanglang buana di Eropa dan Inggris?
Yang jelas permainan kami berubah, juga dandanan Dara Puspita yang lebih modis mengikuti mode terbaru saat ini.

Apa rahasianya yang membuat Dara Puspita bisa bertahan dan tetap kompak?
Yang pasti kami sudah 7 tahun selalu bersama. Semua kekurangan maupun kelebihan kami itu yang menjadi modal utama mengapa kami bisa bertahan terus.

03 Dara Puspita & Titiek Puspa IstimewaDara Puspita & Titiek Puspa (Istimewa)

Band-band apa saja yang sempat kalian tonton selama berada di Eropa?
Nggak banyak, karena waktu kami terbatas. Hanya sempat menyaksikan The Taste, Roxy Galagher, The Cats. Waktu di Belanda sempat dengar kabar bandnya Achmad Albar show disebuah kelab malam. Saya nggak bisa lihat karena Dara Puspita harus main di kelab malam.

Waktu berangkat pertama kali ke Eropa, cuma bawa peralatan musik seadanya. Tapi begitu kembali ke Indonesia, Dara Puspita memboyong peralatan musik sebesar 4,5 ton, bisa diceritakan?
Terus terang kami bingung mau mulai dari mana setibanya di Belanda. Mau langsung main di kelab-kelab nggak mungkin. Kalau ketahuan bisa diusir pulang kembali ke Jakarta. Akhirnya kami ikut rombongan Gipsy bekeliling Eropa. Dari situ pelan-pelan kami menabung. Selain untuk biaya hidup juga untuk pembelian peralatan musik yang dicicil satu persatu.

Kami berusaha sehemat mungkin, karena kami malu kalau suatu saat harus pulang ke Indonesia dengan tangan kosong./ Buyunk

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found