Vira Talisa Vira Talisa (Istimewa)

Vira Talisa

Membawa Rasa Eropa Singgah di Jakarta

Sekitar 3 Tahun lalu, seorang wanita asal Jakarta Vira Talisa mengunggah sebuah lagu ‘Fly To The Moon’ karya Frank Sinatra melalui akun soundcloud miliknya. Tentu ini bukan hal baru dengan mengcover sebuah lagu yang pernah menjadi hits beberapa waktu silam, namun ini menjadi istimewa karena suara vokal asli Indonesia yang berkomposisi dengan broadway khas Perancis.

Vira Talisa Dharmawan, atau yang kerap disapa Vira ini santer di dengar akhir-akhir ini. Wanita yang bermukim di Renne, Perancis ini mendadak mewarnai industri indie Indonesia karena berhasil menelurkan sebuah single ‘Walking Back Home‘ yang kini sudah tersedia di player digital.

Bagi wanita asli Jakarta ini, sebuah refrensi itu sangatlah penting. “Karena untuk menjadi diri sendiri itu perlu refrensi”, ujarnya ketika bakudapa dengan NewsMusik. Sosok yang menjadi referensi itu tidak lain adalah seorang karakter Uncle Jesse dalam sitkom Full House. Karakter yang diperankan oleh John Stamos ialah tipikal paman idaman. Dia punya berbagai refrensi musik ajaib seperti The Beach Boys, Elvis, dan tentang musik era 1950an.

Wanita yang lahir pada 9 Desember 1993 ini sempat beberapa kali tampil diberbagai acara ketika masih menimba ilmu di Eropa. Dengan mengambil jurusan seni, Vira merasa dirinya bisa menjadi seutuhnya. Meninggalkan Indonesia sekitar 5 tahun tak membuatnya merasa kehilangan arah. Hal itu terlihat ketika dia merasa lebih produktif dan percaya diri untuk membuat karyanya sendiri. Berangkat dari sebuah film animasi yang sering diperlihatkan oleh orang tuanya ketika Vira kecil.

Bakat seni Vira pun tumbuh. Lewat instrumen piano pertama miliknya yang dibelikan oleh ayahnya ketika berumur 5 tahun. Vira jatuh hati dengan music berbagai soundtrack animasi.  Pengagum The Beach Boys ini pun mengaku, bahwa masa muda ialah batu loncatan untuk menemukan sebuah arah kehidupan dimasa muda seperti yang dituangkannya melalui lirik berjudul ‘Get Up, Get Down’.

02 Vira Talisa FikarVira Talisa (Fikar)

Pertengahan 2016, Vira kembali ke Indonesia dari masa studi di Perancis. Semenjak itu ia mulai memberanikan diri dan tampil di berbagai acara untuk memperkenalkan musiknya yang cukup berbeda dengan sebayanya. “Memang dasar rejeki, sebuah label Orang Cliff asal Bandung pun menawari kerjasama untuk menggarap lagu-lagu miliknya secara serius. Ini merupakan kejutan yang menyenangkan”, ungkapnya

Lewt kejutan itupun, akhirnya melahirkan sebuah EP (Extended Playlist) dalam bentuk 5 lagu yg bertajuk EP Self Titled. Sedikit berbeda dengan materi yang ia unggah di soundcloud, EP Vira Talisa ini tersa lebih kaya dengan isian instrumenisasi yg berwarna. Didalam lagu-lagunya, Vira bernyanyi mengenai melankolia romantisme ala Eropa dengan sentuhan pengaruh Broadway.
    
Ketika mendengar ‘If I See You Tommorow’, pendengar akan dibawa mengalun seperti menyusuri jalan-jalan penuh cafe dan berbagai musisi jalanan melewati dinginya iklim ranah Eropa. Vocal yang mengharuskan kita sambil berdansa, meminum teh bersama pasangan, sempurna untuk membangkitkan nostalgi gairah di Indonesia.

‘Into Dust’ cendrung memiliki makna akan kesendirian, setiap mahluk sesibuk apapun pasti suatu saat akan membutuhkan sebuah waktu entah lama atau tidak untuk sekedar mengevaluasi juga berkontemplasi kepada diri sendiri. Karakter gitar string ditambah tipisnya sound ini berhasil membuat suasana layaknya seorang manusia menghadap ke jendela diiringi hujan diluar kamar untuk merenung.

Pada suatu kesempatan, NewsMusik berhasil menyaksikan secara langsung sebuah private concert live bertajuk Authenticity, di Café Rolling Stones Jakarta. Dengan menghadirkan Vira Talisa sebagai pembuka acara. Balutan dresscode hitam ala Eropa klasik dan potongan rambut bob menggambarkan bahwa Vira memang sepenuhnya membawa Irama Eropa ke Jakarta.

03 Vira Talisa FikarVira Talisa (Fikar)

"Suasana dari musik saya secara keseluruhan mungkin bisa dibilang nostalgic karena kebanyakan referensi saya datang dari tahun 30-60an. Eksekusinya sangat organik, dalam artian saya senang menjaga sebuah lagu terkesan mentah, jujur dan rapuh, tanpa tambahan banyak efek maupun edit dalam vokal dan musik," jelas Vira

Tak hanya ingin merilis mini album, Vira pun menuturkan keinginan lainnya. "Ke depannya, pastinya ingin melahirkan karya-karya baru lagi. Mugkin akan mencoba kolaborasi dengan berbagai musisi dari genre yang berbeda-beda. Yang pasti saya akan explore musik lebih dalam dan mencoba lebih kreatif," ujar Vira.

Dan untuk saat ini EP Vira sudah dapat di dengar di player digital seperti iTunes, Spotify, Deezer, dan beragam digital lainnya.  Untuk kedepan semoga Vira Talisa mampu membakitkan gairah broadway dan tidak melupakan Indonesia sebagai identitasnya. Semoga....../ Fikar

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found