80’s FASHION

Color, Volume and Abundance

And Now, here come the…80’s!

80’s in Fashion Style is about specific “lightful” coloring, volume and abundance. The basic concept were, do what you wanna…do & wear!
Gaya 80-an tentu tak lepas dari era 1970-an. Dimana masuk pada 80-an, seperti dikembangkan lagi, apa yang telah ditemuka pada era sebelumnya.
Fashion dalam musik di 80-an, tetap menampilkan unsur Glam Rock untuk konsep Rock. Warna-warni yang berani, pada kostum bahkan hingga make up dan tata rambut. Pop juga mengembangkan warna-warni berani, colorful yang terkesan lebih menyala. Bahkan lihat juga pada warna music lain semisal jazz, dengan Miles Davis misalnya. Dan blues dengan misalnya, Stevie Ray Vaughn selain Jimi Hendrix tentu. Apalagi hiphop, Run DMC misalnya. Memiliki karakternya sendiri-sendiri dan yang terpenting adalah memperlihatkan “jati diri”nya.

guns-n-roses-80sRock 80’s yang in-fashion bisa diambil contoh seperti tentu saja, Van Halen, Motley Crue, sampai Iron Maiden, Metalicca, Judas Priest, Whitesnake, Ratt, Guns n Roses, Quiet Riot, Twisted Sister, Aerosmith. Sebutkan lagi, siapa yang lain yang anda ketahui? KISS so pasti sih, tapi mereka kan sudah sejak 1970-an. Bruce Springsteen, bisa juga masuk.

Pop adalah, siapa lagi kalau bukan 2 icon 80’s Pop-Industry yaitu, Michael Jackson dan Madonna. Diikuti lainnya ada Whitney Houston, Cindy Lauper, Janet Jackson. Termasuk boleh disebut Debbie Harry “Blonde” yang sebenarnya sudah ada sejak akhir 70-an. Seperti halnya Olivia Newton John.

Termasuk new wave era, atau suka juga disebut new music. Model Mr.Mister, DEVO, Adam Ant, Billy Idol, Boy George dengan Culture Club-nya, Thompson Twins, Annie Lennox, Wham! New Wave ini dekat banget dengan Punk-Fashion. Tampilannya lebih berani.

Mainnya detil, bukan hanya pada kostum tapi juga tata rambut dengan warna-warni, haircut yang “ekstrim”, asessoris, sepatu, kaos kaki, belt, anting-anting.

03Sementara untuk Rock atau Metal, tampilan rambut panjang, sebagian terkesan awut-awutan. Ga kenal sisir. Karena itu, seringkali saat itu juga ada yang menyebut Glam Rock 80-an sebagai Hair Metal. Karena para pelakunya, glam dengan rambut-rambut panjangnya.

Pada dasarnya, industri musik 80-an sendiri, banyak yang menganggap terlalu dikuasai industri. Dan kreatifitas musik sejatinya mulai mandek. Apalagi saat itu bersamaan dengan era tehnologi pada peralatan musik. Keluarnya synthesizers dengan sampling, sequencers, menyebabkan lahirnya apa yang disebut, musik mesin. Program. Manipulasi suara. Tak lagi hanya band yang bisa rekaman!

Tapi di era 1980-an juga kita mengenal, “cara baru” kita menonton dan menikmati televisi. Antara lain, satu yang paling fenomenal adalah lahirnya…MTV! MTV melahirkan video-clip, yang tentu saja di dalamnya selain tehnologi perekaman video, juga termasuk penampilan sosok bintang klip tersebut.

Kesan pada kostum atawa fashion 80-an sejatinya adalah, express yourself dan… individuality. Hal itu juga lantas menjadi konsep dasar yang dianut banyak rock-stars ataupun pop-stars. Maka jadinya, kalau dilihat-lihat lagi era 80-an itu, sebetulnya ya…mata kita lebih banyak menangkap “pemandangan” yang lebih variatif, lebih warna-warni, lebih terang benderang, lebih berani.

Berani? Oh iya, lebih berani untuk sexy. Beberapa ikon penting antara lain Bo Derek, Brooke Shields, Kim Bassinger, Michele Pfiffer, Cindy Crawford, Sharon Stone, Demi Moore, Drew Barrymore, Lisa Bonet, Phoebe Cates termasuk pula Britney Spears, Janet Jackson dan tentu saja, Madonna!

Setuju ga? Lantas, apakah akan berpenampilan 80-an, untuk “mencuri perhatian” nih? /dM

01 devo1
02 Joan-Jett-1

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found