Kementrian Pariwisata terhadap ASEANTA Award 2016

Sosialisai pada CFD dan Malam Penghargaan para Nominasi

 

Membuktikan keseriusan negara ini untuk meningkatkan pariwisata nasional di mata mancanegara, pihak Kementerian Pariwisata telah melakukan berbagai jalan. Salah satunya adalah lewat promosi ke mancanegara dan ajang kompetisi kepariwisataan. Salah satu ajang kompetisi tersebut yang siap dimenangkan adalah ASEANTA (Asean Tourism Association) Awards for Excellence yang akan dipertandingkan di Manila 19 Januari 2016 mendatang.

Dalam ajang ASENTA Awards For Excellence 2016, ada 6 kategori yang dikompetisikan untuk mendapatkan predikat terbaik dari masing-masing unggulan di tiap negara. Keenam kategori itu adalah: Best ASEANTA Tourism photo, Best ASEANTA Travel Article, Best ASEANTA Marketing & Promotional Campaign, Best ASEANTA New Tourism Attraction, Best ASEANTA Airline Program For ASEAN dan Best ASEANTA Cultural Preservation Efforts.

“ASEANTA Awards 2016 dengan tagline “Striving for Excellence” dimaksudkan untuk mengapresiasi berbagai upaya terbaik dalam mendukung pariwisata di kawasan ASEAN. Kita sudah menerima 29 karya anak bangsa dari 6 kategori yang akan diperlombakan. Karya-karya itu kita sudah kirim ke Sekretariat ASEANTA di Malaysia beberapa waktu lalu,” ujar I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasarana Mancanegara Kementerian Pariwisata pada Senin (30/11) malam silam.

Sehari sebelumnya juga pihak Kementerian Pariwisata mengadakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kompetisi dan beberapa nominator dari tiap kategori yang dijagokan oleh Indonesia pada saat Car Free Day (CFD), Minggu (29/11) lalu. Dalam sambutannya sebelum melepas tim untuk bagi-bagi brosur dan leaflet kepada masyarakat yang memenuhi CFD di seputaran Monas.

02 Malam Penghargaan Nominator ASEANTA Awards IbonkFoto-foto Ibonk

Noviendi Makalam selaku Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata mengatakan bahwa pemerintah sangat concern dengan ajang ini. Indonesia juga menargetkan untuk mengalahkan Malaysia. “Selain ditargetkan memenangkan enam penghargaan di ajang tersebut, kita harus mengalahkan Malaysia. Ini masalah eksistensi dan masalah posisi kepariwisataan dunia. Target kemenangan Indonesia dalam ASEANTA Awards di Manila nanti adalah target dari Menteri Pariwisata, Arief Yahya," lanjutnya lagi.

Malam penghargaan untuk nominator ASEANTA Awards 2016 yang diadakan di Balairung Gedung Sapta Pesona, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tersebut, selain memberikan beberapa penghargaan dan hadiah juga diisi dengan penampilan yang menghibur para undangan yang datang dari berbagai daerah.

Berikut nominator yang akan berkompetisi di ajan ASEANTA Aards dalam tiap kategori.
Best ASEANTA Tourism Photo: Suwandi Chandra “The Golden Hour at Lake Toba”, Ni Komang Sri Riastuti “Mlasti”, I Nyoman Haryadi W “The Beauty in Land Sulphur”, Suwandi Chandra “Bukit Lawang”, Indra Swari Wonowidjojo “Passing Giants”, Aprison “Jump”, I Nyoman Arya Suartawan “Siyap Mesiat di N'dut”, Jason Isley “Swirlng Silversides, Indonesia” dan Yaman Ibrahim “Mount Bromo”.

Best ASEANTA Travel Article:
Kementrian Pariwisata: Bintan: Blissful in Every Way (Journey Indonesia, Nov 2014, Andini Haryani), East Bali: the Emerald of Bali (Journey Indonesia, Feb 2015, Rini Sucahyo), Solo: Center of Javanese Identity (Journey Indonesia, August 2015, Fuji Adriza.
PT. Garuda Indonesia Holidays (GIH) Indonesia: Shopping Destination Singapore to KL (Colours edisi Agustus 2015), Feeding The Nation Padang (Colours edisi April 2015), Cendrawasih Bay: A Diver’s Dream (Colours edisi May 2015)

Garuda Indonesia: Archipelago The Perfect Wave (Colours edisi September 2015), Bandung (Colours edisi Feb 2015), Archipelago Flores (Colours edisi Juli 2015)

Member ASITA: Berastagi Expedition (Trekking) (Colours edisi Mar 2015)

Best ASEANTA Marketing & Promotional Campaign: Java Jazz Festival, Tour De Singkarak dan Jember Fashion Carnaval

Best ASEANTA New Tourism Attraction: Taman Nusa, Bali, Blue Fire “Sensation of Mount Ijen”, Jawa Timur dan Sand Boarding, Gumuk Pasir Jogjakarta.

Best ASEANTA Airline Program for ASEAN: Garuda Indonesia

Best ASEANTA Cultural Preservation Efforts: Saung Angklung Udjo-Bandung, Kampung Naga-Tasikmalaya, Jawa Barat, Ramayana Ballet, Yogyakarta, Wae Rebo-Flores, Baduy-Banten. / Ibonk

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found