Stars and Rabbit x Bottlesmoker

Pentas Kolaborasi Versi 2

 

“Wuaduh, kalo udah ngadepin kayak gitu mending pura-pura mati aja deh kita,” ujar Andi Irfianto alias Babon, penabuh drum Stars and Rabbit. Dia mengucapkannya dengan menyertakan ekspresi wajah menyerah dan mengangkat kedua tangannya. Apa yang dimaksudkannya adalah menghadapi perempuan tengah mendapat tamu bulanan alias menstruasi. Karena sebagian perempuan yang tengah menstruasi kadang suka susah ditebak maunya. Perasaan lebih sensitif. Apa saja bisa menjadi kesalahan di matanya. Hal ini yang suka membuat lawan jenis bingung harus bersikap apa.

Perempuan yang menjadi sasaran “tembak” ucapan Babon sedang duduk di sampingnya. Dia adalah Elda Suryani, vokalis Stars and Rabbit. Elda tertawa mendengar gurauan itu. Dia mengatakan mood-nya saat itu tidak bermasalah. Hanya merasa badannya tengah tidak karuan rasanya. Berkali-kali dia memijat bagian tubuh yang tidak nyaman.Mereka berdua tengah santai di luar Auditorium IFI Bandung.

Hari itu, Minggu (05/02), Stars and Rabbit akan pentas bersama Bottlesmoker. Sebuah pentas kolaborasi yang pada awalnya adalah sebuah proyek untuk tampil di sebuah malam penghargaan beberapa bulan silam di Jakarta. Stars and Rabbit sudah berada di Bandung sejak Jumat malam. Sabtu siang mereka tampil di pentas seni yang diselenggarakan SMAN 2 Bandung. Menariknya selama Februari Stars and Rabbit masih akan menjalani 2 panggung lagi di Bandung selama dua minggu ke depan.

Sementara Adi Widodo (gitaris) dan Vicky Unggul Bramantyo (keyboard, synthesizer) tengah soundcheck, Elda, Babon dan Alam Segara (bass) menyantap makan siang. Mereka melahap hidangan khas Sunda yang terdiri dari ayam goreng, tahu, tempe, lalapan serta beberapa lauk pauk lainnya. Mereka tampak menikmati sekali makanan yang dihidangkan. Alam dan Babon tak kuasa menahan pedasnya sambal yang, “pedesnya kayak mantan,” kata Babon. Adi yang menyusul belakangan awalnya biasa saja menyantap sambal. Setelah beberapa suapan baru dia mengakui pedasnya sambal.

 

02 Bottlesmoker Klandesti NBottlesmoker (Foto: Klandesti N)

Usai makan siang, Stars and Rabbit formasi lengkap melakukan soundcheck. Elda kerap kali terlihat meringis sambil memegang perutnya. Sesekali dia berbaring di panggung. Kedatangan “tamu” bulanan di hari pertama memang menyiksa. Untunglah Elda masih bisa bertahan untuk tidak menyerah. Soundcheck dijalankan dengan lancar. Bahkan dia masih bisa bercanda dengan rekan-rekannya. Panggung yang sempit sepertinya membatasi ruang gerak Elda. Sebagai informasi, di lagu terakhir, ‘Man Upon The Hill’, biasanya dia kerap “kesetanan”. Menari dengan semangat. Dia pun sempat khawatir nanti akan menyenggol peralatan Bottlesmoker.

NewsMusik sempat berbincang santai dengan Angkuy dari Bottlesmoker. Dia baru satu bulan ini resmi menjadi seorang bapak. Dengan diberi karunia seorang anak perempuan diberi nama Binar Lembayung. Ketika ditanya apakah sudah mendengarkan lagu sendiri untuk anaknya, Angkuy tersenyum. Dia mengatakan bahwa anaknya lebih menyukai alunan music box.

Sementara itu di luar auditorium tim dari Omuniuum dan Ruang Rupa tengah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari meja untuk tempat penjualan merchandise, memajang poster, sampai menyalakan gerobak soundsystem yang dibawa langsung dari Jakarta. Pentas kolaborasi ini merupakan hasil kerjasama RURU Shop dengan Omuniuum dengan nama Syarikat Dagang. Merupakan sebuah laboratorium percobaan kolaboratif untuk mengembangkan model dan karakter kerja ekonomi masing-masing sebagai jalur distribusi alternatif bagi musisi dan seniman.

Stars and Rabbit hampir tiga setengah jam melakukan soundcheck. Dimana satu jam terakhir melakukannya bersama Bottlesmoker. Untung saja manajer mereka, Riva Pratama, mengingatkan. Alam, Elda, Adi dan Babon memutuskan ke hotel untuk salin. Sekitar 15 menit menjelang pukul delapan malam semuanya sudah berkumpul di ruang tunggu. Elda tampak berbincang dengan Angkuy dan Nobi perihal urutan lagu. Setelahnya Stars and Rabbit bersama Bottlesmoker membentuk lingkaran untuk berdoa. Pentas dimulai tepat pukul delapan dibuka oleh Bottlesmoker.

 

03 Stars And Rabbit x Bottlesmoker Klandesti NStar And Rabbit x Bottlesmoker (Foto: Klandesti N)

 

Ketika tampil bersama beberapa bulan lalu, Stars and Rabbit dan Bottlesmoker tampil dengan durasi singkat. Kali ini tentu saja tidak. Masing-masing lebih dahulu tampil membawakan 7 lagu. Diakhiri dengan kolaborasi membawakan empat lagu. Tiga milik Stars and Rabbit dan satu lagu Bottlesmoker.


Elda di atas panggung malam itu seolah lupa dengan “tamunya”. Dia tampil enerjik seperti biasanya. Lengkap dengan celotehan-celotehan yang mengundang senyum penonton. Tetap juga “kesetanan” di lagu penutup. “Ada sekitar 200 oranglah penontonnya. Emang sengaja segitu biar nyaman nontonnya,” terang Boit dari Omuniuum perihal jumlah penonton yang datang. Boit membandingkan dengan pentas lainnya yang dihadiri 300 penonton. Auditorium menjadi penuh sesak dan tidak nyaman.

Berbeda dengan pentas malam itu masih menyisakan ruang gerak bagi penonton dan pendingin ruangan juga masih terasa. Pentas usai, tiba waktunya untuk meladeni permintaan tanda tangan dan foto bareng. Salah satunya adalah Risa Saraswati, vokalis Sarasvati. Usai meladeni, Elda memanfaatkan untuk istirahat. Terlihat lemas perpaduan antara kelelahan dan juga kondisi badan yang tengah lemah. Menjelang tengah malam, rombongan Stars and Rabbit pun beranjak pulang menuju Jakarta.

Tak perlu waktu lama untuk sebagian dari rombongan terlelap. Sementara Adi dan Riva masih berkutat dengan urusan media sosial. Jalan menuju Jakarta masih dipenuhi oleh kendaraan. Singgah sejenak di rest area untuk buang hajat dan membeli minuman atau makanan ringan. Suasana di mobil sempat hidup lagi dengan canda sebelum akhirnya kembali sepi. Tidur.

Jarum jam tepat mendarat pada pukul tiga pagi ketika tiba di rumah kontrak yang sekaligus menjadi base camp Stars and Rabbit. Setelahnya masing-masing berpencar menuju rumah masing-masing. Ada yang di Depok, Pancoran, Kebayoran dan Pamulang. Sampai berjumpa lagi di pentas berikutnya. / Klandesti_N

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found